Kompas.com - 01/02/2018, 22:53 WIB
Penguin jenis Humboldt yang dikirim ke Akuarium di Jeddah, Arab Saudi berasal dari Peru. Arab NewsPenguin jenis Humboldt yang dikirim ke Akuarium di Jeddah, Arab Saudi berasal dari Peru.
|
EditorAgni Vidya Perdana

JEDDAH, KOMPAS.com - Pengunjung Taman Akuarium Fakieh di Jeddah, Arab Saudi, mulai Senin (5/2/2018), untuk pertama kalinya akan dapat menyaksikan penampilan anggota keluarga baru di taman tersebut, yakni penguin Humboldt.

Penguin-penguin di Akuarium Fakieh akan menjadi yang pertama kalinya burung khas kawasan kutub tersebut ada di Arab Saudi.

"Kami senang karena dapat membawa kelompok penguin pertama ke Arab Saudi," kata Manajer Eksekutif Akuarium, Zaki Sadayo kepada Arab News.

Baca juga: Antartika Berduka, Ribuan Anak Penguin Mati Kelaparan

Disampaikan Kepala Edukasi Akuarium Fakieh, Sara al-Ghamdi, ada sebanyak delapan penguin jenis Humboldt yang dikirim ke akuarium tersebut.

Penguin-penguin tersebut didatangkan dari Peru, dan telah berusia antara 2 hingga 4 tahun. Sebelumnya, burung berbulu hitam putih itu tinggal di Parque Zoologico de Huachipa di Peru, tempat mereka dirawat sejak lahir.

"Penguin jenis Humboldt ini dapat hidup antara 15 hingga 20 tahun dan dapat tumbuh hingga 70 sentimeter. Untuk berat sekitar 3,5 hingga 6 kilogram," kata Al-Ghamdi menerangkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diterangkan Al-Ghamdi, spesies penguin tersebut berasal dari wilayah Amerika Selatan, terutama di pantai Chili dan Peru. Pihak akuarium telah menaruh perhatian dan menyiapkan habitat khusus yang serupa dengan habitat alami penguin tersebut.

"Butuh waktu hingga lebih dari satu tahun hingga akhirnya dapat membuat habitat yang sesuai dengan mengandalkan pengalaman para ahli di bidang sipil, biologi, kedokteran hewan hingga pakar sistem pendukung kehidupan," ujarnya.

Baca juga: Kedinginan, Kebun Binatang Terpaksa Masukkan Penguin ke Dalam Ruangan

Taman Akuarium Fakieh, satu-satunya yang dibuka untuk umum di Arab Saudi, memiliki lebih dari 200 spesies laut dari seluruh dunia, termasuk hiu, ikan pari, kuda laut, ubur-ubur, lumba-lumba dan lain sebagainya.

Akuarium Fakieh juga menawarkan program pendidikan dan hiburan tentang kehidupan laut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Arab News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.