Kompas.com - 24/01/2018, 19:42 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

NEW DELHI, KOMPAS.com - Dua pasangan suami istri di India tak menyadari jika anak mereka tertukar saat berada di rumah sakit. Kesalahan tersebut baru diketahui dua tahun kemudian setelah dilakukan tes DNA.

Shahabuddin Ahmed dan istrinya Salma Parbin, terkejut saat mengetahui putra mereka Jonait ternyata tidak memiliki kecocokan genetik dengan mereka.

Jonait lahir di rumah sakit umum Mangaldai di negara bagian Assam, India pada Maret 2015 silam.

Parbin mengaku dia langsung merasa jika anaknya tertukar sesaat setelah lahir di rumah sakit.

Namun saat dia dan suaminya menyampaikan kecurigaan itu, pihak rumah sakit membantah dan justru menyarankan pada Parbin untuk menemui ahli kejiwaan.

"Saat saya melihat wajah bayi saya, saya merasa aneh. Saya mengenali dari matanya. Bayi (yang diberikan pada) saya bermata sipit. Tidak ada di keluarga saya yang bermata seperti itu," kata Parbin kepada BBC.

Baca juga: Ditinggal Ibunya Saat Bayi, Pria India Ini Jadi Anggota DPR Swiss

Setelah lebih dari dua tahun berlalu dan adanya hasil tes DNA, kini Ahmed menginginkan kepastian. Dia pun mendatangi pihak rumah sakit dan mengajukan permohonan informasi.

Dia mencari tahu data kelahiran yang terjadi pada hari dan waktu yang berdekatan dengan anaknya.

Pihak rumah sakit menunjukkan rincian tujuh kelahiran pada hari yang sama, dan di antaranya ada satu anak yang lahir dengan berat yang sama dan berjarak hanya lima menit.

Setelah mengetahui fakta tersebut, Ahmed dan Parbin mencoba menghubungi sepasang suami istri yang tinggal di desa berjarak 30 kilometer dari tempat mereka tinggal.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.