Mantan Pengawal Sebut Kim Jong Un Sosok Pemarah Sejak Masa Kecil

Kompas.com - 13/01/2018, 18:59 WIB
Lee Young Guk. ABC News/MirrorLee Young Guk.
|
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com - Seorang mantan pengawal pemimpin Korea Utara menceritakan sekilas masa kecil Kim Jong Un yang amat dirahasiakan.

Lee Young Guk, mantan pengawal Kim Jong Il, menyebut, di masa kecilnya Kim Jong Un adalah sosok yang tertekan dan pemarah.

Lee Young Guk, menjadi pengawal ayah Kim Jong Un selama 11 tahun sebelum melarikan diri setelah disiksa di sebuah kamp kerja paksa.

Pria ini mengklaim, sebagian besar masa kecil pemimpin Korea Utara itu tidak diketahui dan awalnya  sang ayah lebih menyanyangi Kim Jong Nam, kakak tiri Kim Jong Un.

Baca juga : Putin: Kim Jong Un Menang Ronde Pertama dari Trump

"Dia amat mudah marah. Dia tak peduli dengan pendapat orang lain. Dia juga tak pernah berempati kepada orang lain," kata Lee soal Kim Jong Un kecil.

"Dia melakukan apapun yang dia kehendaki. Dia suka meneriaki perempuan, ya dia memang seperti itu," tambah Lee.

Lee menambahkan, sebagai anak-anak Kim Jong Un amat tertekan karena tak memiliki teman sebaya untuk diajak bermain.

"Di sekitarnya hanya ada orang dewasa yang mengajari sekaligus bermain dengan dia," lanjut Lee.

Lee menyebut, Kim Jong Un kecil akan langsung bereaksi jika dia marah tanpa memedulikan akibatnya.

Lee mengaku sering melihat Kim Jong Un kecil mengamuk dan menghancurkan barang-barang atau mainannya.

Pengakuan ini disampaikan Lee dalam wawancara dengan ABC News di Toronto, Kanada pada Oktober tahun lalu saat mengajukan suaka di negeri tersebut.

Baca juga : Trump: Saya Mungkin Punya Hubungan Baik dengan Kim Jong Un

Saat Kim Jong Il meningal dunia pada 2011, Kim Jong Un naik tahta dengan gelar "pemimpin besar" yang langsung memulai pembersihan untuk menguatkan posisinya.

Lee menambahkan, dia berusaha kabur ke China pada 1995 namun tertangkap dan dikirim ke kamp kerja paksa sebelum berhasil kabur pada 2002.




Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X