Kompas.com - 11/01/2018, 08:08 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


MONTECITO, KOMPAS.com - Anggota keluarga menantikan perkembangan proses pencarian 24 orang yang hilang setelah tanah longsor di California Selatan, Amerika Serikat, menghancurkan 100 rumah, menyapu mobil, dan menyebabkan 15 nyawa manusia melayang.

Juru bicara Santa Barbara County, Amber Anderson, mengonfirmasi sebanyak 15 orang tewas dan lokasi hilangnya korban lain masih belum diketahui.

"Kami tidak tahu di mana mereka berada. Kami berpikir, mungkin mereka berada di lokasi puing-puing berada," katanya, seperti dilansir dari Associated Press, Rabu (10/1/2018).

Sebanyak 24 orang yang dievakuasi petugas telah dirawat di rumah sakit, empat di antaranya dalam kondisi kritis.

Baca juga : Banjir Lumpur Terjang Selatan California, 13 Orang Tewas

Sementara itu, Kelly Wimer, salah satu anak dari korban longsor yang hilang menyatakan rumah orangtuanya hancur oleh derasnya aliran tanah longsor yang turut membawa lumpur, pepohonan, dan batu-batu besar.

"Kami hanya menunggu dan tidak tahu bagaimana. Kabar yang makin tak kunjung datang, membuat saya semakin ingin menemukan mereka," ujarnya.

Kedua orangtuanya, Jim dan Alice Mitchell, tidak mengindahkan peringatan evakuasi sukarela dan memtuskan untuk tinggal di rumah demi merayakan ulang tahun Jim ke-89.

Tanah longsor tersebut mengalir dari gunung yang terbakar api beberapa waktu lalu dan menghancurkan kota pesisir di Santa Barbara pada Selasa (9/1/2018) waktu setempat.

Baca juga : Tiga Pendaki Tewas Tersapu Longsor Salju di Pegunungan Alpen

Seusai badai, langit cerah menghiasi kota itu sehingga memudahkan petugas untuk melakukan pencarian dan evakuasi di wilayah yang masih penuh dengan bahaya.

Kepala pemadam kebakaran Los Angeles, Anthony Buzzerio, mengatakan banyak petugas penyelamatan yang terjatuh di kolam renang yang tertutup lumpur.

"Lumpur itu seperti permen di atas es krim. Berkerak di atas, tapi di bawahnya lembut, jadi kami harus sangat berhati-hati," katanya.

Buzzerio memimpin tim yang terdiri dari 14 petugas pemadam kebakaran dan enam anjing, yang melakukan pencarian di area seluas 48 km persegi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.