Kompas.com - 26/12/2017, 08:28 WIB
Pegunungan Alpen, Swiss. (Alamy via The Guardian) Pegunungan Alpen, Swiss. (Alamy via The Guardian)
|
EditorVeronika Yasinta


VALAIS, KOMPAS.com - Tiga pendaki gunung asal Swiss dan Perancis tewas tersapu longsor salju di Pengunungan Alpen dalam tiga hari terakhir.

Dilansir dari The Guardian, insiden terakhir pada Senin (25/12/2017) menimpa lima pendaki di wilayah Valais dekat dengan puncak Hofathorn di ketinggian 2.844 meter.

Longsoran salju kemudian menewaskan seorang pria dari kelompok tersebut. Pria berusia 39 tahun itu cepat ditemukan oleh teman-temannya.

Namun, pihak layanan darurat mengonfirmasi pria itu telah meninggal dunia.

Baca juga : Menjajal Ski di Salju Hokkaido, Penuh Perjuangan...

Dalam insiden terpisah, sekelompok pendaki gunung yang terdiri atas tiga orang tersapu oleh longsoran salju di Valais, pada Sabtu (24/12/2017), setelah meninggalkan jalur pada ketinggian 2.700 meter di dekat St Luc.

Tim penyelamat berhasil menemukan dua orang dari kelompok tersebut. Keduanya menderita luka dan dilarikan ke rumah sakit di Sion dan Viege dengan menggunakan helikopter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, seorang perempuan berusia 29 tahun asal Swiss mengalami luka parah dan meninggal pada Minggu (25/12/2017).

Baca juga : Cuaca Buruk dan Salju Lebat Lumpuhkan Perjalanan Transportasi di Eropa

Pada peristiwa lainnya, seorang pria asal Perancis berusia 31 tahun tewas dalam longsoran salju di wilayah Grisons, di bagian timur Swiss, setelah mencoba mendaki gunung Glattwang dengan ketinggian 2.376 meter sendirian.

Mayatnya ditemukan terkubur di bawah ketebalan salju tiga meter pada Minggu (25/12/2017), setelah upaya pencarian dilakukan dalam beberapa jam.

Kepolisian setempat menyatakan sebagian besar salju longsor di jalur yang dia tempuh, kemudian menyeretnya sejauh satu kilometer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.