Inggris Berlakukan Tata Tertib Baru untuk Jaga Perilaku Menteri

Kompas.com - 09/01/2018, 21:34 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

LONDON, KOMPAS.com - Pemerintah Inggris akan memberlakukan peraturan baru untuk mengatur sikap yang tepat dan pantas bagi para pejabat menterinya.

Aturan tersebut diharapkan dapat mencegah pejabat di Inggris bertingkah laku tidak pantas, mengintimidasi bahkan melecehkan.

Disampaikan melalui juru bicaranya pada Selasa (9/1/2018), Perdana Menteri Inggris Theresa May telah memerintahkan perubahan dalam tata tertib kementerian saat pertemuan pertama usai dilakukannya perombakan kabinet.

"Ada sejumlah perubahan, termasuk rumusan baru untuk memastikan tata tertib benar-benar mencakup tindakan yang tidak pantas, mengintimidasi atau melecehkan," kata juru bicara dalam konferensi pers.

Baca juga: 24.000 Upaya Mengakses Situs Porno di Gedung Parlemen Inggris

Kasus yang menyangkut perilaku tak pantas para pejabat menteri di Inggris belakangan mulai muncul dan menuai kritik dari masyarakat.

Michael Fallon mengundurkan diri dari jabatan menteri pertahanan pada November lalu setelah dituduh melakukan pelecehan terhadap seorang jurnalis beberapa tahun silam.

Fallon disebut telah berperilaku jauh di bawah standar tinggi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya.

Mantan Wakil Perdana Menteri Damian Green juga dituduh melakukan perilaku tak pantas oleh seorang aktivis muda, namun dia dengan tegas membantah.

Meski demikian pada 20 Desember 2017, Green dipecat karena dianggap telah berbohong mengenai gambar porno yang ditemukan di dalam komputernya.

Sejumlah anggota Dewan Parlemen Inggris juga tengah diperiksa atas tuduhan tindakan tidak senonoh. Sementara para pemimpin partai politik utama telah sepakat untuk mengajukan perlindungan baru bagi staf parlemen.

Tata tertib kementerian juga telah diubah untuk memperhitungkan skandal lain, seperti yang telah menjatuhkan menteri lain di kabinet May akhir tahun lalu.

Baca juga: Warga Inggris Paling Khawatir Ancaman Teror, Serbia Paling Tak Acuh

Menteri Bantuan Internasional Priti Patel telah didesak untuk mundur setelah menggelar pertemuan tak berizin dengan pejabat Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu saat liburan.

"Juga disusun rumusan baru yang secara khusus ditujukan pada keharusan menteri untuk melaporkan pertemuan resmi, baik di dalam negeri pada umumnya, dan di luar negeri pada khususnya," kata juru bicara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.