China Bakal Bangun Pelabuhan Militer di Pakistan

Kompas.com - 08/01/2018, 12:06 WIB
Dermaga di pelabuhan Gwadar, Pakistan. Angkatan Laut China bermaksud membangun pelabuhan militer di dekat kawasan tersebut untuk pangkalan dan perawatan kapal perangnya. Sarah Titterton / AFPDermaga di pelabuhan Gwadar, Pakistan. Angkatan Laut China bermaksud membangun pelabuhan militer di dekat kawasan tersebut untuk pangkalan dan perawatan kapal perangnya.
|
EditorAgni Vidya Perdana

BEIJING, KOMPAS.com - China berencana membangun pangkalan angkatan laut di dekat pelabuhan strategis di Pakistan. Pelabuhan militer tersebut nantinya akan berfungsi sebagai dermaga dan tempat perawatan kapal angkatan laut.

Analis militer di Beijing, Zhou Chenming mengatakan, pangkalan di dekat pelabuhan Gwadar di Laut Arab akan difungsikan sebagai dermaga dan perawatan kapal angkatan laut.

"China perlu membangun pangkalan militer lain di Gwadar untuk kapal perangnya karena pelabuhan yang ada itu difungsikan sebagai pelabuhan sipil," kata Zhou dilansir dari SCMP

Baca juga: Kapal Tanker & Kargo Tabrakan di Pantai Timur China, 32 ABK Hilang

"Sebenarnya ini hal biasa, memisahkan antara fasilitas untuk kapal perang dengan kapal-kapal dagang karena pengoperasiaanya berbeda."

"Kapal dagang membutuhkan pelabuhan yang lebih besar dengan ruang yang luas untuk gudang dan kontainer, sementara kapal perang membutuhkan fasilitas pemeliharaan dan dukungan logistik," tambahnya.

Sumber lain dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mengonfirmasi bahwa angkatan laut akan membangun pangkalan di dekat Gwadar. Pangkalan itu nantinya akan serupa dengan yang telah beroperasi di Djibouti.

"Pelabuhan Gwadar saat ini tidak bisa menyediakan pelayanan yang spesifik untuk kapal perang. Layanan publik di sana terlalu kacau. Bukan tempat yang baik untuk menjalankan pendukung logistik militer," kata sumber tersebut.

Sebelumnya, kabar pembangunan pelabuhan militer China di Pakistan itu pertama dilaporkan situs berita yang berbasis di Washington, The Daily Caller.

Situs tersebut mengutip pernyataan pensiunan militer AS Kolonel Lawrence Sellin yang mengatakan, telah ada pertemuan antara pejabat tinggi militer China dengan Pakistan.

Pertemuan tersebut mengindikasikan kemungkinan Beijing membangun pangkalan militer di semenanjung Jiwani, sekitar Gwadar yang dekat dengan perbatasan Iran.

Menurutnya, pangkalan angkatan laut di Jiwani itu menjadi pertanda militerisasi China di Pakistan dan di Samudra Hindia.

Baca juga: China Sukses Terbangkan Pesawat Amfibi Terbesar di Dunia

Sebelum di Pakistan, China telah memiliki pangkalan angkatan laut seluas 36 hektare di Djibouti yang dibangun pada 2016 dan telah beroperasi sejak Juli 2017.

Pangkalan tersebut telah digunakan untuk latihan militer rutin. Sebuah langkah yang menurut pakar militer juga dimaksudkan untuk menunjukkan kekuatan militer China dan melindungi kepentingan luar negerinya di kawasan Afrika dan Samudra Hindia.



Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X