Kompas.com - 24/12/2017, 18:49 WIB
Pesawat amfibi yang diklaim terbesar di dunia, AG600 atau yang dijuluki dengan Kunlong, buatan China berhasil melakukan penerbangan perdananya, Minggu (24/12/2017). AFPPesawat amfibi yang diklaim terbesar di dunia, AG600 atau yang dijuluki dengan Kunlong, buatan China berhasil melakukan penerbangan perdananya, Minggu (24/12/2017).
|
EditorAgni Vidya Perdana

BEIJING, KOMPAS.com - China telah berhasil menerbangkan pesawat amfibi AG600, yang diklaim sebagai yang terbesar di dunia pada Minggu (24/12/2017).

Pesawat amfibi yang dijuluki Kunlong tersebut lepas landas dari bandara Zhuhai di provinsi selatan Guangding, yang terletak di pantai Laut China Selatan dan disiarkan secara langsung melalui stasiun televisi nasional.

Pesawat diterbangkan selama satu jam sebelum kemudian mendarat kembali dengan disambut iringan musik perjuangan dan orang-orang yang membawa bendera China.

Baca juga: Bawa Tiga Astronaut, Pesawat Luar Angkasa Soyuz MS-07 Sukses Meluncur

Perusahaan Industri Penerbangan Negara China membutuhkan waktu hampir delapan tahun untuk mengembangkan pesawat amfibi tersebut.

China mengembangkan dan membangun pesawat tersebut sebagai upaya program modernisasi militer. Selain itu juga demi menghadapi sengketa di wilayah perairan seperti di Laut China Selatan.

Pesawat AG600 dapat didesain untuk dapat digunakan dalam upaya penyelamatan di laut, sekaligus untuk menghadapi kebakaran hutan.

Selain itu, pernyataan resmi media nasional juga menuliskan potensi penggunaannya di wilayah perairan Laut Chin Selatan yang kerap menjadi sengketa dengan Vietnam, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Brunei.

Perancang utama AG600, Huang Lingcai, mengatakan, pesawat amfibi terbesar di dunia itu dapat melakukan perjalanan pulang pergi tanpa mengisi bahan bakar dari pulau paling selatan di provinsi Hainan ke James Shoal, yang diklaim oleh China, namun terletak di dekat Sarawak, Malaysia.

Pesawat AG600 tersebut memiliki lebar sayap 38,8 meter, dengan didukung empat mesin pendorong. Pesawat mampu mengangkut hingga 50 orang dan dapat berada di udara selama 12 jam.

Baca juga: Ratusan Kecoak Teror Penumpang Pesawat China

"Penerbangan perdana sukses dan menempatkan China ke dalam jajaran negara di dunia yang mampu memproduksi pesawat amfibi berukuran besar," kata Huang Lingcai kepada Xinhua.

Dilaporkan sudah ada 17 pesanan untuk pesawat tersebut yang datang dari pemerintah maupun perusahaan swasta di China.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X