Xi Jinping Perintahkan Tentara China untuk Tak Takut Mati

Kompas.com - 04/01/2018, 17:44 WIB
Barisan tentara China saat parade militer di Zhurihe di China utara, Juli 2017 lalu. Presiden Xi yang kembali mengumpulkan tentaranya, Rabu (3/1/2018) mengingatkan pasukannya untuk selalu siap tempur. AFPBarisan tentara China saat parade militer di Zhurihe di China utara, Juli 2017 lalu. Presiden Xi yang kembali mengumpulkan tentaranya, Rabu (3/1/2018) mengingatkan pasukannya untuk selalu siap tempur.
|
EditorAgni Vidya Perdana

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden China Xi Jinping menyemangati para tentara militernya untuk tidak takut menghadapi kematian. Terlebih saat mereka sedang melaksanakan perintah dari Partai Komunis yang berkuasa.

Presiden Xi kembali menegaskan statusnya sebagai pemimpin China paling dominan setelah Ketua Mao Zedong dengan menunjukkan kekuatan militernya yang melibatkan ribuan pasukan bersenjata berat pada Rabu (3/1/2018).

Berbicara di hadapan sekitar 7.000 tentara dalam apel militer di utara provinsi Hebei, Xi mengingatkan pada para tentara laki-laki maupun perempuan untuk tidak takut menghadapi kematian, maupun situasi sulit ketika mereka melaksanakan perintah dari Partai Komunis.

Baca juga: Militer China Berambisi Jadi yang Terbaik di Dunia Pada 2050


" Militer kita harus menciptakan kekuatan elit dan perkasa yang selalu siap menghadapi pertempuran."

"Mampu bertarung dan memastikan mencapai kemenangan untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh partai dan juga rakyat di era baru," kata Xi dilansir dari The Guardian.

Dilaporkan surat kabar partai, People's Daily, pidato Presiden Xi langsung disambut dengan tepuk tangan yang bergemuruh.

Dikatakan dalam surat kabar tersebut, pasukan tentara China berkumpul di 4.000 lokasi berbeda di seluruh wilayah untuk mendengarkan dekrit Sang Komandan Tertinggi.

Para tentara pun menjawab dengan bersumpah akan mematuhi perintah Ketua Xi dengan menghadap bendera Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

The Global Times menuliskan, mobilisasi tentara yang dilakukan Xi pada Rabu lalu sebagai tonggak bersejarah.

Baca juga: Militer China Gelar Latihan di Laut Dekat Semenanjung Korea

"Ini adalah kali pertama sejak berdirinya negara ini, instruksi pelatihan militer disampaikan langsung oleh ketua Komisi Militer Pusat (CMC)."

"Hal ini juga menunjukkan peningkatan kesiapan tempur kini menjadi misi strategis militer China," kata Xu Guangyu, seorang pensiunan mayor jenderal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X