ISIS Klaim Serangan di Gereja Kristen Koptik Mesir - Kompas.com

ISIS Klaim Serangan di Gereja Kristen Koptik Mesir

Kompas.com - 30/12/2017, 11:25 WIB
Kairo, Ibukota Mesir. Kairo, Ibukota Mesir.

KAIRO, KOMPAS.com - Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) mengklaim aksi teror bersenjata yang menyasar gereja Kristen Koptik di Kairo pada Jumat (29/12/2017) dilakukan oleh anggotanya.

Melalui media propagandanya Amaq, ISIS mengeluarkan pernyataan bahwa kelompok tentaranya telah melancarkan serangan yang menewaskan 10 'tentara salib' termasuk petugas polisi.

Pernyataan itu juga menyebut salah seorang pejuangnya telah terbunuh.

Dilansir dari AFP, aksi teror penembakan terjadi dengan dua pelaku yang menyerbu Gereja Mary Mina di Distrik Helwan, kawasan selatan Kairo.

Baca juga: Polisi Mesir Tembak Mati Pria Bersenjata yang Menyerang Gereja Koptik

Juru bicara kementerian kesehatan, Khaled Megahed mengatakan, insiden tersebut menewaskan setidaknya sembilan orang, tiga di antaranya polisi.

Satu orang tewas merupakan pelaku yang ditembak mati petugas. Sementara satu pelaku lainnya melarikan diri dan masih dalam pengejaran.

Namun kementerian dalam negeri menyebut pelaku, yang merupakan teroris yang dicari atas tuduhan menyerang polisi, hanya mengalami luka dan telah ditahan.

Pelaku membawa senapan serbu dengan 150 butir peluru di rompinya, serta sebuah bom yang diduga akan diledakkan di dalam gereja.

Insiden ini terjadi di kala umat Kristen Koptik tengah melaksanakan ibadah menyambut Natal versi mereka yang jatuh pada tanggal 7 Januari 2018.

Kristen Koptik di Mesir merupakan agama minoritas terbesar di Mesir dengan jumlah pengikut mencapai 10 persen dari total 93 juta jiwa penduduk Mesir.

Baca juga: Pelaku Penembakan Gereja Kristen Koptik Mesir Berniat Meledakkan Diri


EditorAgni Vidya Perdana
SumberAFP
Komentar

Terkini Lainnya

Bayi Usia 10 Hari Ini Torehkan Sejarah di Kongres AS

Bayi Usia 10 Hari Ini Torehkan Sejarah di Kongres AS

Internasional
Cerita Penjual 'Es Kepal Milo' yang Berdiri 8 Jam Melayani Pembeli

Cerita Penjual "Es Kepal Milo" yang Berdiri 8 Jam Melayani Pembeli

Megapolitan
Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Nasional
Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Megapolitan
Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Nasional
Rela Antre Berjam-jam demi 'Es Kepal Milo' yang Viral di Medsos...

Rela Antre Berjam-jam demi "Es Kepal Milo" yang Viral di Medsos...

Megapolitan
Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Nasional
Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Regional
Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Internasional
Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Nasional
Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Regional
5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

Nasional
Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga 'Skybridge'

Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga "Skybridge"

Megapolitan
Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Megapolitan

Close Ads X