Kompas.com - 20/12/2017, 20:40 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

SEOUL, KOMPAS.com - Patroli penjaga pantai Korea Selatan dilaporkan telah terlibat konfrontasi dengan 44 kapal nelayan China yang dianggap memasuki wilayah perairan mereka secara ilegal, pada Selasa (19/12/2017).

Penjaga pantai Korea Selatan bahkan harus melepaskan hingga 249 kali tembakan peringatan sebelum kapal-kapal nelayan yang dilengkapi jeruji besi dan jaring baja itu akhirnya mundur.

"Kapal-kapal nelayan China itu berusaha berkerumun dan bertabrakan dengan kapal patroli kami, mengabaikan perintah peringatan," tulis laporan penjaga pantai dikutip SCMP.

Baca juga: Penjaga Pantai Argentina Tenggelamkan Kapal Nelayan China

Patroli penjaga pantai dilaporkan kerap mengejar kapal-kapal nelayan China yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Korea Selatan.

Terkadang bahkan hingga memicu konfrontasi dengan kekerasan. Kondisi ini turut mempersulit hubungan kerja sama dalam upaya mengendalikan program nuklir Korea Utara.

Namun, langkah penjaga pantai yang melepaskan tembakan ke arah kapal nelayan mendapat protes keras dari pemerintahan China yang menganggap Korea Selatan bertindak berlebihan.

"Kami harap Korea Selatan dapat menangani pemasalahan ini dengan cara yang relevan dan sesuai hukum."

"Tidak dengan tindakan ekstrem yang justru membahayakan keselamatan orang lain," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying di Beiijng.

Baca juga: Penjaga Pantai Yunani Tembaki Kapal Barang Turki, Ankara Mengecam

Namun Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menilai langkah yang diambil petugas patroli penjaga pantai itu sudah mengikuti aturan hukum domestik.

Di mana penggunaan senjata bisa menjadi langkah yang sah menghadapi kapal-kapal yang melanggar perairan negara tersebut untuk penangkapan ikan secara ilegal.

Sebelumnya, pada September tahun lalu, tiga nelayan China tewas akibat tertembak oleh penjaga pantai Korea Selatan yang mencoba menangkap mereka atas aksi penangkapan ikan ilegal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber SCMP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.