Kompas.com - 16/03/2016, 08:39 WIB
Dalam foto yang dirilis Dinas Penjaga Pantai Argentina menunjukkan pengejaran yang dilakukan terhadap kapal nelayan China. Perfectura Naval ArgentinaDalam foto yang dirilis Dinas Penjaga Pantai Argentina menunjukkan pengejaran yang dilakukan terhadap kapal nelayan China.
EditorErvan Hardoko

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Kapal pasukan penjaga pantai Argentina mengejar dan menenggelamkan sebuah kapal nelayan China yang dituding menangkap ikan secara ilegal di perairan negeri Amerika Selatan itu, Senin (14/3/2016).

Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa (15/3/2016) waktu setempat, Dinas Penjaga Pantai Argentina mengklaim telah berupaya menghubungi kapal Lu Yan Yuan Yu 010 melalui radio.

Kemudian, salah satu kapal penjaga pantai melepaskan tembakan peringatan ketika kapal asal China itu berlayar menuju ke perairan internasonal.

Selanjutnya kapal tersebut dikejar dan ditenggelamkan. Adapun semua awak kapal, menurut Penjaga Pantai Argentina, diselamatkan.

Aksi pencurian ikan oleh kapal asing menjadi masalah yang terus meningkat di perairan Argentina.

“Dalam beberapa kesempatan, pelaku melakukan manuver yang betujuan menabrak penjaga pantai. Hal ini berisiko baik bagi awak kapal tersebut maupun terhadap personel penjaga pantai. Kemudian penjaga pantai diperintahkan menembak beberapa bagian dari kapal itu,” demikian pernyataan Dinas Penjaga Pantai Argentina.

Belum diketahui bagaimana pemerintah China merespon insiden ini. Namun, Dinas Penjaga Pantai Argentina mengaku telah melaporkan kejadian itu kepada perwakilan diplomatik China di Buenos Aires.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X