Kasus Singa Laut, San Francisco Tutup Kawasan Wisata Populernya - Kompas.com

Kasus Singa Laut, San Francisco Tutup Kawasan Wisata Populernya

Kompas.com - 16/12/2017, 19:57 WIB
Ilustrasi singa laut.wikipedia Ilustrasi singa laut.

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Polisi San Francisco, Amerika Serikat (AS), memutuskan menutup Dermaga 39 yang selama ini menjadi kawasan populer wisatawan untuk berenang.

Pengumuman itu dilontarkan pasca-terjadi tiga serangan yang dilakukan singa laut dalam sepekan terakhir.

Serangan pertama terjadi Senin (11/12/2017), serangan kedua dilaporkan Kamis (14/12/2017). Adapun serangan ketiga terjadi Jumat (15/12/2017).

Diwartakan Los Angeles Times, Dinas Taman Nasional langsung memberikan tanda larangan berenang bagi para turis.

Korban gigitan anjing laut yang berhasil diketahui bernama Christian Einfeldt, dan Rick Mulvihill.

Baca juga : Bocah Ini Nyaris Tenggelam Setelah Diseret Singa Laut ke Dalam Air

Einfeldt (55) merupakan seorang perenang. Dia menderita luka gigitan anjing laut di lengannya ketika tengah berenang di Dermaga 39.

Einfeldt bercerita, ketika berenang, dia sudah diikuti oleh seekor singa laut.

Einfeldt berusaha menggertaknya agar menjauh. Namun, singa laut tersebut malah semakin mendekat sebelum kemudian menggigitnya.

Untungnya, dia diselamatkan oleh kapal pesiar yang tengah berlayar di sekitar kawasan itu.

"Saya juga bersyukur hanya satu giginya yang berhasil menancap di lengan saya," papar Einfeldt kepada KTVU-TV.

Sementara Mulvihill menerima luka robek di pangkal paha tatkala mendayung bersama rekannya, Bob Roper.

Baca juga : Pertama Kali Terlihat, Singa Laut Kanibal Kejutkan Peneliti

"Rick tiba-tiba langsung ditarik ke dalam air oleh hewan tersebut," tutur Roper.

Jurubicara kepolisian, Matthew Reiter berkata, selama dua tahun masa dinasnya di San Francisco, baru kali ini dia mendapat kasus serangan hewan liar kepada turis di Dermaga 39.

Dalam pandangan Reiter, singa laut cenderung hewan yang mudah diajak bermain dan sangat menyenangkan.

"Biasanya, perilaku mereka tidak agresif seperti ini," kata Reiter.

Sementara Dinas Nasional Kelautan dan Atmosfer menyatakan, ada kemungkinan singa laut berusaha membela diri karena manusia masuk ke dalam wilayahnya.

" Singa laut juga bisa sangat berbahaya ketika berada di musim kawin," demikian pernyataan lembaga tersebut.

Baca juga : Seret Gadis Cilik ke Dalam Air, Seberapa Berbahayakah Singa Laut?


EditorArdi Priyatno Utomo
Komentar

Terkini Lainnya

Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Nasional
Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Megapolitan
Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Nasional
Rela Antre Berjam-jam demi 'Es Kepal Milo' yang Viral di Medsos...

Rela Antre Berjam-jam demi "Es Kepal Milo" yang Viral di Medsos...

Megapolitan
Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Nasional
Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Regional
Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Internasional
Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Nasional
Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Regional
5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

Nasional
Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga 'Skybridge'

Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga "Skybridge"

Megapolitan
Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Megapolitan
Sidang Dokter Bimanesh Sutarjo Akan Hadirkan Setya Novanto

Sidang Dokter Bimanesh Sutarjo Akan Hadirkan Setya Novanto

Nasional
Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Indonesia 112 Orang

Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Indonesia 112 Orang

Regional

Close Ads X