China Ubah Kota Polusi Jadi "Kota Bahagia" Khusus Dewasa

Kompas.com - 08/12/2017, 14:48 WIB
Perahu-perahu memenuhi perairan di sekitar rumah penduduk Yucheng, China. (SCMP) Perahu-perahu memenuhi perairan di sekitar rumah penduduk Yucheng, China. (SCMP)
|
EditorVeronika Yasinta


YUCHENG, KOMPAS.com - Sex toys atau alat bantu seks, mungkin bukan saja jadi benda pertama yang akan tertanam di benak ketika mengunjungi Yucheng, sebuah kota sepi, di pinggiran Sungai Yangtze, sekitar satu jam perjalanan dengan mobil dari Shanghai.

Kota tersebut dipenuhi dengan pohon mulberi, perahu-perahu nelayan, dan kolam kura-kura. Namun, gubernur setempat ingin mengubahnya menjadi sebuah kota belanja yang menyediakan berbagai produk khusus dewasa.

Dilansir dari SCMP, Kamis (7/12/2017) kesepakatan kerja sama senilai 10 miliar yuan atau Rp 20,4 triliun dijalin dengan perusahaan China pada musim panas ini, untuk mengembangkan "Kota Bahagia" yang akan menjual alat bantu seks di jalanan.

Baca juga : Bukan Jack Ma dan Ma Huateng, Ini Orang Terkaya di China

Selain itu, sebuah pusat pameran alat bantu seks dan hotel khusus dewasa akan dibangun di kota tersebut.

Pemerintah Yucheng memandang proyek Kota Bahagia sebagai mesin pendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Saat ini, ota yang ditinggali 22.000 penduduk hanya mengandalkan industri pencelupan, pembuatan bagian-bagian mesin dan pemintalan sutra, serta penangkapan ikan sebagai mata pencaharian warganya, sehingga dipenuhi berbagai pencemaran lingkungan.

Juru bicara JC Gorup, pengembang Kota Bahagia, mengatakan cetak biru pengembangan kota Yucheng sedang dibuat

Xu Xueguan, seorang warga Yucheng, yang hidup dengan mengandalkan subsidi pemerintah, mengetahui rencana pengembangan kotanya menjadi sebuah kawasan wisata.

Baca juga : China Jadi Pemasok Dekorasi Natal Terbesar di Dunia

Namun, dia tidak pernah mendengar tentang penjualan produk-produk khusus dewasa. Di sisi lain, dia cukup lega polusi di sekitar danau di rumahnya akibat industri pencelupan akan segera menghilang.

Pengembangan kota-kota kecil di China diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi sehingga tingkat pertumbuhannya merata di seluruh negeri.

Kota-kota besar China memiliki perekonomian lebih baik daripada kota kecil. Arus urbanisasi meluas karena kota besar menawarkan lebih banyak kesempatan kerja dan kualitas hidup yang lebih baik.

Hanya 12 persen dari 1,38 miliar penduduk China tinggal di lebih dari 18.000 kota di negara tersebut.



Sumber SCMP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X