Kompas.com - 05/12/2017, 21:54 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

TOKYO, KOMPAS.com - Amerika Serikat bersama Kanada tengah menyiapkan pertemuan multilateral pada Desember ini untuk membahas soal Korea Utara.

Pertemuan direncanakan diadakan Komando PBB di Vancouver sebelum akhir tahun ini. Namun Jepang meyakini pertemuan membahas pengembangan misil balistik Korea Utara itu belum akan berlangsung tahun ini.

Jepang juga mencemaskan tindakan dialog justru akan kembali menjauhkan upaya penekanan kepada Pyongyang.

Baca juga: Daerah di Jepang Gelar Latihan Penyelamatan Sebagai Antisipasi Korut

Komando PBB sebagai koalisi yang dipimpin AS dan dibentuk saat pecahnya Perang Korea untuk mendukung Korea Selatan.

Sementara pemerintah Jepang secara tegas masih dengan pendiriannya untuk memberi tekanan dan bukan dialog kepada Korea Utara.

Belum lagi dengan adanya kemungkinan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson sebagai ketua perundingan akan segera digantikan dari jabatannya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland bersama dengan Tillerson mengumumkan akan adanya perundingan menyusul dilakukannya uji coba misil balistik oleh Korea Utara.

Namun Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono mengatakan jadwal perundingan akan berbenturan dengan agenda Dewan Keamanan PBB, di mana dia akan memimpin pertemuan tingkat tinggi di New York.

Kono juga menyarankan kepada Kanada untuk menilik kembali perwakilan yang diundang dalam perundingan dan melihat hubungannya dengan situasi di Semenanjung Korea.

Salah seorang pejabat senior juga menyebut gagasan perundingan tidak sesuai dengan arahan Jepang.

Perdana Menteri Shinzo Abe telah lama mendorong masyarakat internasional untuk meningkatkan tekanan diplomatik dan ekonomi terhadap Korea Utara dan mengesampingkan dialog.

Baca juga: Inilah Sasaran Nuklir Korut di AS, Jepang, dan Korea Selatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.