Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/11/2017, 13:58 WIB
|
EditorErvan Hardoko

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara sudah berulang kali mengancam akan menembakkan misil balistik antar-benuanya untuk menghantam wilayah Amerika Serikat atau sekutunya.

Lalu kota atau daerah mana saja yang menjadi sasaran tembak Korea Utara? Organisasi think-tank Komisi Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (EFCR) menyebut setidaknya ada 15 lokasi yang menjadi sasaran Korea Utara.

Beberapa tempat yang akan dijadikan sasaran adalah Gedung Putih dan Pentagon. Selain itu Manhattan, Guam, Kyoto, dan Tokyo juga ada di dalam daftar tersebut.

Hasil penelitian EFCR yang dipublikasikan pada Jumat (24/11/2017) , dan sebagian besar isinya merupakan kemungkinan wilayah yang akan menjadi sasaran tembak Korea Utara.

Baca juga : Warga Alaska Diminta Bersiap Hadapi Serangan Nuklir Korut

"Pyongyang berulang kali mengancam akan menyerang baik pangkalan-pangkalan AS di Asia-Pasifik dan kota-kota di Amerika," demikian laporan EFCR.

"Sementara media juga mengulang ancaman kekuatan strategis Korea Utara yang siap menyerang setiap saat ke daratan AS, pangkalan militer di Pasifik, termasuk Hawaii dan Guam serta pangkalan di Korea Selatan," tambah laporan tersebut.

Inilah daftar beberapa kota di AS, Jepang, dan Korea Selatan yang berpotensi menjadi target serangan nuklir Korut.Daily Mail Inilah daftar beberapa kota di AS, Jepang, dan Korea Selatan yang berpotensi menjadi target serangan nuklir Korut.
"Kota-kota di Jepang dan Korea Selatan juga menjadi target. Kota-kota di Jepang misalnya Tokyo, Osaka, Yokohama, Nagoya, dan Kyoto," sambung laporan itu.

EFCR juga menganalisa bahwa media massa Korea Utara sejak Kim Jong Un berkuasa juga terus mengulang ancaman sang pemimpin untuk menyerang beberapa sasaran strategis di Korea Selatan.

Korea Utara juga merilis peta yang berisi tempat-tempat yang menjadi target Korea Utara.

Baca juga : Pentagon: Hanya Invasi yang Bisa Hancurkan Program Nuklir Korut

"Tujuan temuan ini adalah untuk memprediksi respon Pyongyang terhadap skenario berbeda, sehingga lebih baik sekarang mengetahui bagaimana dan kapan rezim Korut akan melepaskan senjatanya," ujar EFCR.

Laporan itu juga mengklaim bahwa ancaman nuklir yang dilayangkan Korea Utara adalah sebuah upaya antisipasi.

Kim Jong Un, menurut EFCR, hanya akan menembakkan misil balistiknya jika negeri itu merasa tengah dalam bahaya.

AFP/KOMPAS.com Uji Coba Misil dan Nuklir Korea Utara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Daily Mail
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.