Kompas.com - 27/11/2017, 22:14 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus, akhirnya bertemu dengan panglima militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, Senin (27/11/2017).

Pertemuan tersebut dilaksanakan di kediaman Uskup Agung Yangon, Kardinal Charles Maung Bo.

Juru bicara Vatikan, Greg Burke, seperti dikutip AFP berkata, pertemuan yang berlangsung 15 menit itu membahas tentang perlakuan militer terhadap etnis Rohingya.

Sejak junta militer berkuasa selama 50 tahun, Rohingya dilaporkan menerima politik apartheid atau pemisahan berdasarkan agama, ataupun ras mereka.

Dimulai dengan menghapus status kewarganegaraan Rohingya saat amandemen Undang-undang Kewarganegaraan 1982.

Baca juga : Dorong Penyelesaian Krisis Rohingya, Paus Fransiskus ke Myanmar

Mereka disebut sebagai "Bengalis", atau imigran ilegal asal Banglades. Puncaknya saat 25 Agustus lalu melalui sebuah operasi militer.

Sebanyak 620.000 warga Rohingya meninggalkan Rakhine, dan mengungsi di Banglades.

PBB dan Menlu AS, Rex Tillerson, menyebut Myanmar tengah melakukan pembersihan etnis.

Kepada Sri Paus, Jenderal Hlaing berkata operasi militer yang dilakukannya bukan berdasarkan sentimen akan agama tertentu.

"Myanmar tidak mengalami diskriminasi akan suatu agama tertentu," ujar Hlaing dalam Facebook resmi militer.

Langkah represif yang dilakukan militer, lanjut Hlaing, bertujuan untuk mengembalikan kedamaian dan stabilitas negara.

Baca juga : Tiba di Myanmar, Akankah Paus Fransiskus Gunakan Istilah Rohingya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.