Kompas.com - 23/11/2017, 15:04 WIB
EditorErvan Hardoko

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Berupaya patahkan “konspirasi” para astronot bahwa Bumi bulat, Mike Hughes berencana terbang ke angkasa dengan roket yang ia ciptakan sendiri.

Mike Hughes, pria berusia 61 tahun, telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membangun roket bertenaga uap di garasi rumahnya.

Sejauh ini sekitar 20.000 dolar AS atau sekitar Rp 270 juta telah ia habiskan untuk mewujudkan proyek ambisius itu.

Tujuan utama Hughes adalah meluncurkan diri ke angkasa dengan harapan dapat memotret bukti atas teorinya bahwa Bumi tidaklah bulat.

Baca juga : Konferensi Bumi Datar Pertama Digelar, Apa Isinya?

Dalam wawancara saat menggalang dana bersama kelompok Bumi Datar, ia menyatakan akan mementahkan teori Bumi bulat.

Dilansir dari Associated Press, Hughes membuat roket berawak pertamanya pada tahun 2014, dan berhasil terbang setingi 400 meter.

Seperti video yang diunggah ke YouTube, penerbangan pertamanya ini berakhir dengan kecelakaan yang membuatnya harus menggunakan alat bantu untuk berjalan selama dua pekan.

Percobaan kedua Hughes akan dilakukan pada Sabtu (25/11/17) di kota Amboy, California. Ia berambisi bisa mengudara setinggi 550 meter dengan kecepatan 800 km/jam.

 "Jika kamu tidak takut mati, kamu orang bodoh," kata Hughes.

"Ini menakutkan, tapi tak satu pun dari kita yang keluar dari dunia ini dalam keadaan hidup. Saya suka melakukan hal luar biasa yang tidak bisa dilakukan orang lain. Dan tak seorang pun dalam sejarah manusia telah merancang, membangun dan meluncurkan dirinya sendiri dengan roket yang dibangun sendiri. Saya adalah reality show berjalan."

Hughes yang berprofesi sebagai pengemudi limousine ini telah mendapat berbagai julukan karena proyeknya ini.

Baca juga : Buktikan Bumi Datar, Rapper AS Kumpulkan Dana untuk Kirim Satelit

Dia dijuluki eksentrik, unik, bodoh dan berbagai cemoohan lain ditujukan padanya. Namun hal itu tak membuatnya berhenti meyakini bahwa Bumi ini datar.

"Saya ingin menginspirasi orang lain bahwa kita harus melakukan sesuatu yang luar biasa untuk menarik perhatian,” dikatakan Hughes

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.