Militer AS Bunuh 40 Militan ISIS di Somalia

Kompas.com - 14/11/2017, 09:40 WIB
Bom truk meledak di Mogadishu, Somalia, pada Sabtu (14/10/2017) waktu setempat menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas. Reuters via The GuardianBom truk meledak di Mogadishu, Somalia, pada Sabtu (14/10/2017) waktu setempat menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas.
|
EditorVeronika Yasinta


WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat mengklaim telah membunuh 40 orang militan Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) dalam operasi militer sepanjang pekan lalu, di Somalia.

Dilansir dari AFP, Senin (13/11/2017), militer AS telah melancarkan lima serangan sejak Kamis lalu ke militan di kawasan Tanduk Afrika. Setidaknya, 36 orang anggota Al Qaeda yang masih terkait dengan kelombok Shabaab tewas dalam serangan itu.

Kolonel Rob Manning mengatakan, serangan yang dilakukan bersama tentara komando AS-Afrika itu, menyusul dua aksi teror yang menghancurkan ibu kota Somalia, Mogadishu, bulan lalu.

Setidaknya, 385 orang tewas dalam serangan bom yang berasal dari kelompok ISIS.

Baca juga : AS Tembakkan Rudal ke Markas ISIS di Somalia

"Koordinasi dengan pemerintah federal Somalia, militer AS telah melancarkan lima serangan di Somalia melawan Al-Shabaab dan ISIS sejak 9 sampai 12 November," kata Manning.

"Sebanyak 40 teroris tewas dalam pertempuran itu," tambahnya.

Lonjakan operasi militer AS itu terjadi setelah Presiden AS Donald Trump meminta militer untuk mengambil tindakan langsung terhadap terduga teroris.

Militer AS tak perlu meminta persetujuan dari Gedung Putih yang lebih spesifik untuk menghabisi teroris.

Sebelumnya, pada 3 November 2017, sepasang pesawat tanpa awak milik AS telah menyerang kelompok militan di Somalia. Hal itu menandai pertama kalinya militer AS melakukan operasi di Somalia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X