Berselang Sepekan, Nigeria Kembali Diguncang Bom Bunuh Diri

Kompas.com - 30/10/2017, 17:20 WIB
Operasi militer berhasil merebut kembal beberapa wilayah yang sebelumnya dikuasai Boko Haram. AFPOperasi militer berhasil merebut kembal beberapa wilayah yang sebelumnya dikuasai Boko Haram.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MAIDUGURI, KOMPAS.com - Bom bunuh diri kembali terjadi di Nigeria dan menewaskan lima orang Senin (30/10/2017).

Kantor berita AFP melaporkan, peristiwa itu terjadi di masjid di Ajiri Yala, sekitar 15 kilometer utara Maiduguri.

Salah satu komandan militan yang melawan kelompok teroris Boko Haram (CJTF) mengatakan, bom bunuh diri terjadi pukul 4.30 pagi waktu setempat.


Saat itu, masyarakat di Ajiri Yala tengah melaksanakan shalat Subuh. Si pelaku bunuh diri menyaru sebagai salah satu jemaah.

"Dia menekan tombol detonator, menewaskan lima orang dan melukai beberapa jemaah lainnya," terang komandan tersebut.

Baca juga : Serangan Bom Bunuh Diri Tewaskan 13 Orang di Nigeria

Meski tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab, pemerintah Nigeria menduga Boko Haram menjadi dalang di balik bom bunuh diri itu.

Insiden ini berselang seminggu pasca-ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Maiduguri (22/10/2017).

Tiga perempuan yang membawa bom meledakkan diri di dekat kawasan Muna Garage.

Muna Garage adalah tempat dimana dua juta orang yang mencoba menyelamatkan diri dari kekejaman Boko Haram.

Ledakan di Muna Garage menjadi serangan paling mematikan yang dilakukan Boko Haram dalam sebulan terakhir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X