Kompas.com - 18/10/2017, 20:52 WIB
Presiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan peserta kongres Partai Komunis di Balai Besar Rakyat di Beijing, Rabu (18/10/2017). Wang Zhao / AFPPresiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan peserta kongres Partai Komunis di Balai Besar Rakyat di Beijing, Rabu (18/10/2017).
|
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidatonya dalam kongres Partai Komunis di hadapan sekitar 2.300 delegasi.

Tak tanggung-tanggung, pidato presiden yang membahas mulai dari pencapaian China yang akan memasuki era baru hingga tantangan di masa depan itu memakan waktu sampai 3,5 jam.

Para delegasi yang berasal dari segala unsur masyarakat, militer hingga mantan presiden tampak memperhatikan dengan seksama sembari membalik salinan pidato Xin lembar demi lembar.

Baca juga: Soal Korut, Xi Jinping Minta Trump Jaga Ucapan dan Tindakan

Salah satu tokoh yang hadir adalah mantan presiden China periode 1993-2003, Jiang Zemin yang harus menggunakan kaca pembesar untuk membaca salinan pidato yang dipegangnya.

Tampak sesekali, mantan presiden yang telah berusia 91 tahun itu melihat ke jam tangannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sepanjang pidato, Xi sesekali mengistirahatkan tangannya ataupun menyeruput air dari gelas keramik putihnya.

Di dunia maya, biro pemerintah mengutip sejumlah kutipan dari pidato presiden, sementara sejumlah foto yang beredar menampilkan anak-anak yang dengan serius turut menyimak siaran kongres dari ruang kelas mereka.

Dalam pidato yang disampaikan di Balai Besar Rakyat, Rabu (18/10/2017), di Beijing itu, Xi berjanji China di masa mendatang akan lebih berperan dalam kontribusinya pada dunia dan kemanusiaan.

"Tidak ada negara yang bisa menangani semua tantangan yang dihadapi umat manusia sendirian. Tidak ada negara yang bisa mundur dan mengisolasi diri," ujar Xi seperti diberitakan The Independent.

Baca juga: Pembukaan Belt and Road Forum, Jokowi Disambut Presiden Xi Jinping

Setelah menyampaikan kesimpulan dari pidatonya yang dua kali lebih lama dari yang disampaikan pendahulunya Hu Jintao pada 2012, para delegasi bertepuk tangan dengan antusias sementara Xi membungkukkan badannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.