Kekasih Pelaku Penembakan Las Vegas Tak Terlibat

Kompas.com - 02/10/2017, 22:31 WIB
Media di Australia mengatakan, pacar atau kekasih dari pelaku penembakan di Las Vegas memegang paspor Australia dan keturunan Indonesia. Perempuan tersebut dikatakan bernama Marilou Danely yang berdarah Asia. Twitter @LVMPD, Official Twitter for the Las Vegas Metropolitan Police DepartmentMedia di Australia mengatakan, pacar atau kekasih dari pelaku penembakan di Las Vegas memegang paspor Australia dan keturunan Indonesia. Perempuan tersebut dikatakan bernama Marilou Danely yang berdarah Asia.
EditorAmir Sodikin

LAS VEGAS, KOMPAS.com  - Polisi telah berhasil mengontak Marilou Danley (62), kekasih dari pelaku penembakan massal di Las Vegas, Stephen Paddock (64). Perempuan yang disebut-sebut media Australia memiliki keturunan Indonesia tersebut pemegang paspor Australia.

Dikutip dari dailymail.co.uk, Danley diyakini sebagai warga negara Australia yang sebelumnya tinggal di Gold Coast, Queensland, Australia, selama lebih dari satu dekade dengan mantan suaminya, seorang pria Australia, yang telah meninggal dunia. Danley kemudian pindah ke Amerika Serikat 20 tahun yang lalu.

Di laman Facebook yang sekarang dihapusnya, ia mengidentifikasi dirinya sebagai ‘Proud Mom & Grandma’, seorang ibu dan nenek yang membanggakan. Danley juga menggambarkan dirinya di halaman LinkedIn sebagai seorang profesional di bidang judi dan kasino yang tinggal di Reno, Nevada.

Di laman media sosial tersebut ia juga menyebut dirinya sebagai mantan 'hostes kelas atas' di Club Paradise, Kasino Atlantis di Reno antara tahun 2010-2013. Danley dan Paddock tinggal bersama di sebuah rumah selama dua tahun di kota kecil Mesquite, 128 km dari Las Vegas, dekat perbatasan negara bagian Arizona.

Baca juga: Inilah Marilou Danley, Kekasih Pelaku Penembakan Las Vegas

Sheriff Clark County Joseph Lombardo mengatakan bahwa detektif telah menemukan wanita tersebut, yang digambarkannya sebagai orang Asia. Pada awalnya, Lombardo menggambarkan Danley sebagai orang penting terkait penembakan massal tersebut.

Namun, media melaporkan bahwa polisi pada akhirnya mengonfirmasi Danley berada di luar negeri saat penembakan tersebut terjadi, dan polisi telah memberi klarifikasi bahwa Danley tidak terlibat dalam penembakan tersebut. Polisi kini mengatakan Danley bukan lagi "orang penting" dalam kasus penembakan ini.

Sheriff Joseph Lombardo mengatakan bahwa penyelidik telah berhasil mengontak Danley. Namun tidak disebutkan dengan cara apa polisi mengontak wanita tersebut serta di mana lokasi Danley saat ini. Polisi hanya mengatakan Danley berada di luar AS saat kejadian penembakan dan Danley tak terlibat dalam penembakan tersebut.

Baca juga: Polisi Tembak Mati Pria Lansia Pelaku Penembakan di Las Vegas

"Detektis telah mengontak dia dan kami tak yakin dia terlibat dengan penembakan di Las Vegas," kata polisi Las Vegas seperti dikutip dari CNN. "Dia (Danley) sekarang bukan lagi sebagai orang yang sedang kita cari sebagai orang penting," kata polisi.

Polisi mengatakan, Paddock menggunakan beberapa data dan identifikasi milik Danley pada hari penembakan tersebut sehingga menimbulkan kebingungan dalam pengusutan polisi. 

Joseph Lombardo yang awalnya memimpin pencarian terhadap Danley, pada akhirnya mengatakan, "Kami telah berbicara dengan dia dan kami yakin dia, untuk saat ini, tak terlibat dalam penembakan itu. Namun demikian, penyelidikan akan terus dilanjutkan," katanya.

Sebelumnya, Kompas.com yang mengutip BBC Indonesia, pada berita-berita awal menyebutkan bahwa Danley memiliki paspor Australia dan memiliki keturunan Indonesia. Keterangan itu dikutip dari media di Australia. Media Australia belum meng-update apakah Danley memiliki darah keturunan Indonesia atau tidak.

Updated per 5 Oktober 2017: Kompas.com yang mengutip sumber AFP, menyebutkan bahwa Danley "pulang" ke Filipina saat kejadian penembakan. Sementara, New York Times pada 4 Oktober mengutip keterangan keluarga Danley yang mengatakan Danley lahir di Filipina dan tinggal bertahun-tahun di Australia, yang kemudian dia menjadi warga negara di sana. Danley kemudian pindah ke Amerika Serikat.

Baca juga: Kekasih Pelaku Penembakan Las Vegas Terbang dari Manila ke LA



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X