Kompas.com - 02/10/2017, 19:40 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

LAS VEGAS, KOMPAS.com - Polisi menembak seorang pria berusia 64 tahun yang diduga menjadi pelaku penembakan di sebuah festival musik di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (1/10/2017) malam.

Sheriff Distrik Clark Joseph Lombardo mengatakan, pelaku bernama Stephen Paddock. NBC News menyebutkan bahwa pria berkulit putih tersebut berasal dari Kota Mesquite yang terletak 130 kilometer dari timur laut Las Vegas. Paddock diduga pernah tinggal di negara bagian California dan Florida.

(Baca Korban Penembakan di Las Vegas Terus Bertambah, 50 Tewas, 200 Luka)

"Sejauh ini kita percaya dia bertindak sendiri. Belum ada informasi lebih jauh mengenai agama, latar belakang, serta motifnya," kata Lombardo.

Kepolisian Las Vegas menyatakan pelaku tidak memiliki hubungan dengan gerakan terorisme.

Penembakan mematikan itu terjadi saat konser musik country tengah berlangsung di ruang terbuka di Route 91 Harvest. Penembakan dilakukan dari lantai 32 Hotel Mandalay Bay.

Sejumlah rekaman video yang disebar melalui jejaring sosial memperlihatkan kepanikan massa setelah terdengar rentetan bunyi tembakan senjata.

(Baca Mengerikan, Beginilah Suasana Penembakan di Las Vegas...)

Salah satu saksi mata yang diwawancarai CNN sempat mengira suara di tengah malam menjelang pergantian hari itu adalah suara kembang api atau petasan.

Polisi sedang memburu Marilou Danley, seorang wanita yang diketahui menjadi teman seperjalanan Paddock.

Danley digambarkan sebagai wanita keturunan Asia, tinggi sekitar 150 cm dan berat badan 50 kilogram.

"Kami belum menemukannya saat ini, kami ingin berbicara dengannya," kata Lombardo.

Penembakan ini menjadi kasus penembakan massal dengan jumlah korban terbesar yang terjadi dalam sejarah AS. Tahun lalu, 49 orang tewas dalam penembakan massal di sebuah kelab malam di Orlando, Florida.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.