Ledakan di Stasiun Kereta Bawah Tanah Kota London - Kompas.com

Ledakan di Stasiun Kereta Bawah Tanah Kota London

Kompas.com - 15/09/2017, 16:53 WIB
Sebuah piranti yang terbakar di dalam gerbong kereta menyusul ledakan di stasiun kereta bawah tanah Kota London, Inggris, Jumat pagi (15/9/2017).THE GUARDIAN VIA YOUTUBE Sebuah piranti yang terbakar di dalam gerbong kereta menyusul ledakan di stasiun kereta bawah tanah Kota London, Inggris, Jumat pagi (15/9/2017).

LONDON, KOMPAS.com - Beberapa orang terluka saat terjadi sebuah ledakan di stasiun bawah tanah Parsons Green di London barat, Inggris, Jumat pagi (15/9/2017). 

Para penumpang kereta yang menjadi saksi mata dari peristiwa itu mengaku sempat melihat sebuah alat di sebuah kereta di stasiun, sebelum mendengar suara ledakan. 

Updated: Saat Ledakan, Orang Menjerit, Berlari, dan Terinjak-injak di Tangga

Laman the Guardian memberitakan, seorang sumber menyebutkan, Polisi Transportasi Inggris (BTP) telah mengumumkan kejadian ini sebagai sebuah "insiden besar".

Komando kontra-terorisme Scotland Yard, S0 15, telah mengambil alih kendali dalam penyelidikan, dan berusaha mengungkap motif di balik insiden tersebut. 

Sementara pihak Downing Street mengatakan, Perdana Menteri Theresa May terus memantau perkembangan peristiwa itu dan meminta laporan berkala.

Di lokasi kejadian, petugas bersenjata lengkap tampak berjaga, bersamaan dengan tibanya sejumlah mobil ambulan dan petugas dinas pemadam kebakaran.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas terkait mengenai kejadian tersebut. 

Seorang Jurubicara di Dinas Transportasi London mengatakan, jalur kereta antara Earl's Court dan Wimbledon telah dihentikan, karena alasan keamanan.

Foto dan video yang disebut berasal dari peristiwa ini memperlihatkan sebuah tas berada di dalam gerbong dekat sebuah benda yang terbakar. 

 

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Diminta Selidiki Petugas 'Exit Gate' yang Loloskan Remaja Pencuri Koper

Polisi Diminta Selidiki Petugas "Exit Gate" yang Loloskan Remaja Pencuri Koper

Megapolitan
Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 46,8 persen, Prabowo 27,2 persen

Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 46,8 persen, Prabowo 27,2 persen

Nasional
Belasan Ribu Surat Suara Pilgub Jateng di Purbalingga Rusak

Belasan Ribu Surat Suara Pilgub Jateng di Purbalingga Rusak

Regional
Kecelakaan Sepeda Motor di Madiun, Tiga Orang Tewas

Kecelakaan Sepeda Motor di Madiun, Tiga Orang Tewas

Regional
Polisi Upayakan Kasus Remaja Curi Koper di Bandara Diselesaikan di Luar Pengadilan

Polisi Upayakan Kasus Remaja Curi Koper di Bandara Diselesaikan di Luar Pengadilan

Megapolitan
Kesaksian Warga soal Ribuan E-KTP yang Tercecer di Bogor

Kesaksian Warga soal Ribuan E-KTP yang Tercecer di Bogor

Regional
Ibu di India Tak Sadar Telah Digigit Ular, Anak Meninggal Usai Menyusu

Ibu di India Tak Sadar Telah Digigit Ular, Anak Meninggal Usai Menyusu

Internasional
Petasan Meledak, Rumah Hancur dan Satu Orang Meninggal Dunia

Petasan Meledak, Rumah Hancur dan Satu Orang Meninggal Dunia

Regional
Tak Peduli Merek, DV Curi Koper Apa Saja yang Ada di Hadapannya

Tak Peduli Merek, DV Curi Koper Apa Saja yang Ada di Hadapannya

Megapolitan
Akibat Galian Resapan Air Tanpa Pembatas, Mobil Terperosok ke Lubang

Akibat Galian Resapan Air Tanpa Pembatas, Mobil Terperosok ke Lubang

Megapolitan
Remaja DV Kerap Lakukan Pencurian Koper di Bandara Sepulang Sekolah

Remaja DV Kerap Lakukan Pencurian Koper di Bandara Sepulang Sekolah

Megapolitan
Anggota Komisi II Minta Kemendgari Jamin Tak Ada Penyalahgunaan E-KTP

Anggota Komisi II Minta Kemendgari Jamin Tak Ada Penyalahgunaan E-KTP

Nasional
Remaja Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta karena Ingin Mengoleksi

Remaja Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta karena Ingin Mengoleksi

Megapolitan
Masuk Lewat 'Exit Gate', Begini Cara Remaja Ini Curi Koper di Bandara

Masuk Lewat "Exit Gate", Begini Cara Remaja Ini Curi Koper di Bandara

Megapolitan
Putin Isyaratkan Ingin Kembali Jabat Posisi Perdana Menteri pada 2024

Putin Isyaratkan Ingin Kembali Jabat Posisi Perdana Menteri pada 2024

Internasional

Close Ads X