Hampir 3.000 WNI "Overstay" di Australia

Kompas.com - 19/07/2017, 16:58 WIB
Ilustrasi visa. shutterstocksIlustrasi visa.
Penulis Krisiandi
|
EditorErvan Hardoko

CANBERRA, KOMPAS.com - Pemerintah Australia mencatat lebih dari 64.000 orang asing melanggar batas izin waktu tinggal ( overstay) dan menyalahgunakan visa kerja dan turis.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.000 orang tinggal di Australia secara ilegal selama lebih dari 20 tahun.

Dilansir dari watoday.com.au, data dari Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia, sebanyak 2.780 warga negara Indonesia termasuk pelanggar batas waktu tinggal.

Sementara, yang paling banyak melanggar adalah warga negara Malaysia. Terdata 10.000 warga negara Malaysia yang tetap tinggal di Australia meski batas waktu tinggal sudah habis.

Baca: Menag: 3.419 TKI "Overstay" Dipulangkan dengan Pesawat Haji

Lalu, warga negara China sebanyak 6.500 dan Amerika Serikat 5.170. Kemudian ada 3.700 warga negara Inggris, Indonesia 2.780, dan India 2.730 orang.

Data terkait pelanggaran batas waktu tinggal tersebut sudah sampai di Komite Senat Australia. Senat merilis bahwa per 30 Juni tahun ini, terdapat 64.600 visa yang overstay.

Dari jumlah itu, sebanyak 12.966 lokasi pemegang visa sudah terdeteksi pada tahun lalu. Data juga mencatat 1.750 bekerja di Australia secara ilegal.

Sekitar 5.000 orang diyakini sudah overstay selama tiga bulan atau kurang. Lalu, lebih dari 11.000 orang telah melanggar izin tinggal antara dua hingga lima tahun dan sebanyak 6.600 antara 15 sampai 20 tahun.

Sebanyak 12.080 orang lainnya diyakini telah tinggal secara ilegal selama 20 tahun atau lebih.

Departemen Imigrasi menyebutkan lebih dari 47.000 penerima visa turis dan 9.690 pemegang visa pelajar sudah overstay. Sementara pemegang visa migran yang overstay tercatat sebanyak 700 orang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X