Hampir 3.000 WNI "Overstay" di Australia

Kompas.com - 19/07/2017, 16:58 WIB
Kompas TV Militer Australia akan disiagakan menghadapi terorisme.
Penulis Krisiandi
|
EditorErvan Hardoko

Departemen Imigrasi menyebutkan lebih dari 47.000 penerima visa turis dan 9.690 pemegang visa pelajar sudah overstay. Sementara pemegang visa migran yang overstay tercatat sebanyak 700 orang.

Senator Stirling Grif mengatakan, senat akan menggelar sidang untuk mempertanyakan data pelanggaran visa kepada pejabat Imigrasi.

Grif menuturkan, Departemen Imigrasi harus fokus untuk menangkap orang-orang yang berisiko tinggi dan organisasi yang mendukungnya, termasuk mereka yang memperkerjakan buruh secara ilegal.

Grif mengatakan, kebijakan Pemerintah Australia tidak konsisten. Menurut Grif, pemerintah fokus terhadap manusia perahu yang berupaya datang ke Australia, sementara 65.000 orang tinggal di negara tersebut secara ilegal.  

"Departemen memperkirakan 20.000 orang juga bekerja secara ilegal. Setidaknya ada 20.000 orang overstay ilegal yang mengambil pekerjaan di Australia," papar Grif.

Baca: Pemulangan TKI "Overstay" Pengaruhi Jumlah DP4

Senator Grif mengatakan, pengawasan mesti diperketat untuk mencegah pemegang visa turis menyalahi aturan tinggal.

"Ini (visa turis) adalah yang paling mudah disalahgunakan, karena hanya ada sedikit pengecekan terhadap wisatawan."

"Mengingat lebih dari 47.000 peserta overstayer datang ke sini untuk mendapatkan visa turis dan lebih dari separuh berasal dari negara-negara Asia," kata dia.

Departemen Imigrasi menyatakan tidak menahan orang-orang yang memiliki visa overstay, jika mereka berupaya menyelesaikan kasus. Terdapat layanan untuk membantu para pelanggar bertemu pihak berwenang untuk mengurus izin tinggal.

 

 

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X