Kompas.com - 18/07/2017, 07:22 WIB
EditorPascal S Bin Saju

BAGHDAD, KOMPAS.com – Kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan sudah mengubah taktik perlawanannya sekalipun secara moral mereka sudah jatuh.

Soal perubahan taktik ISIS itu disampaikan oleh seorang pejabat teras kontraintelijen kelompok perlawanan Kurdi, Lahur Talabany, seperti dilaporkan Reuters,  Senin (17/7/2017).

Pertempuran di Mosul, Irak utara, sudah berakhir. Namun, perang melawan ISIS masih jauh dari selesai. Hingga saat ini, setidaknya masih ada enam titik terberat melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Kota-kota penting di kedua negara itu, dan hampir seluruh provinsi di Suriah, masih tetap berada di bawah kendali ISIS, seperti dilaporkan The Washington Post.

Baca: Rusia Klaim Bunuh Gembong Teroris ISIS Abu Bakr al-Baghdadi

Menurut Talabany, perlawanan untuk “menghancurkan” ISIS memerlukan waktu tiga hingga empat tahun lagi. Caranya, harus menguasai gunung  dan gurun  yang merupakan medan gerilya ISIS.

"Saya berpikir mereka siap dengan pola perang yang baru. Kami menghadapi hari-hari yang jauh lebih keras di depan kami, tak seperti yang diduga. 'Al Qaeda dalam steroid'," kata Talabany.

"Kami menyaksikan mengapa mereka (ISIS) lebih pintar. Al Qaeda tidak pernah menguasai wilayah. Mereka akan lebih pintar," kata dia seperti dikutip Reuters.

Berbagai laporan yang menyebutkan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi tewas telah menimbulkan pertanyaan mengenai siapa penggantinya, apakah orang Irak juga, orang Arab lainnya, atau para petempur legiun asing.

Baca: Intelijen Irak dan Kurdi Sebut Abu Bakr Al-Baghdadi Masih Hidup

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.