Kompas.com - 16/06/2017, 14:57 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MOSKWA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Rusia menyebut sebuah serangan udara di Suriah pada 28 Mei 2017 diduga telah membunuh pemimpin kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakr al-Baghdadi.

Disebutkan, serangan udara itu diduga telah membunuh Abu Bakr al-Baghdadi, bersama 330 anggota kelompok teroris tesebut. 

Seperti dilansir BBC, Jumat (16/6/2017), serangan tersebut telah menargetkan sebuah pertemuan teroris ISIS di Raqqa, Suriah utara.

Baca: Abu Bakr al-Baghdadi Kembali Dikabarkan Tewas

Sebelum ini, stasiun televisi pemerintah Suriah juga mengabarkan, Al-Baghdadi tewas dalam serangan udara di Raqqa tersebut. 

Serangan udara itu juga dibenarkan kantor berita ISIS, Amaq, yang membeberkan tingkat kerusakan yang dialami Raqqa.

Bukan kali ini saja Al-Baghdadi yang kepalanya dihargai Rp 340 miliar itu dikabarkan tewas.

Pada April lalu, Al-Baghdadi juga dikabarkan tewas setelah wakilnya Ayad al-Jumaili tewas dalam sebuah serangan udara.

Kini, sebuah pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia yang diterbitkan oleh kantor berita Sputnik, yang didanai pemerintah, mengatakan 30 komandan teroris dan 300 prajurit hadir dalam di pertemuan Raqqa.

"Berdasarkan informasi yang diselidiki melalui berbagai saluran, pemimpin ISIS Ibrahim Abu Bakr al-Baghdadi yang terbunuh dalam serangan ini, juga hadir dalam pertemuan tersebut."

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.