Abaikan Saudi, Turki Tolak Tutup Pangkalan Militernya di Qatar

Kompas.com - 24/06/2017, 08:59 WIB
Militer Turki dan Qatar melakukan latihan militer bersama  yang dimulai sejak Minggu (18/6/2017). Sedat Suna/EPAMiliter Turki dan Qatar melakukan latihan militer bersama yang dimulai sejak Minggu (18/6/2017).
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah Turki, Jumat (23/6/2017), menolak tuntutan Arab Saudi dan sekutunya untuk menutup pangkalan militer di Qatar.

Penutupan pangkalan militer Turki ini merupakan satu dari 13 syarat yang harus dipenuhi Qatar untuk mengakhiri isolasi.

Menteri Pertahanan Turki Fikri Isik kepada stasiun televisi NTV mengatakan, dia belum menerima secara resmi permintaan penutupan pangkalan militer di Qatar itu.

Baca: Penutupan "Al Jazeera" Jadi Salah Satu Syarat Pencabutan Isolasi Qatar

Namun, Isik menegaskan, pemerintah Turki tak memiliki rencana untuk mengevaluasi kesepatakan yang diteken dengan pemerintah Qatar pada 2014 itu.

Pernyataan Isik ini muncul setelah Arab Saudi dan beberapa negara Arab memasukkan penutupan pangkalan militer itu sebagai syarat untuk mengakhiri krisis diplomatik ini.

"Jika memang ada tuntutan semacam itu, maka artinya adalah mencampuri hubungan bilateral sebuah negara," kata Isik.

"Pangkalan militer di Qatar selain merupakan milik Turki juga sarana untuk menjamin perdamaian dan kestabilan Qatar serta kawasan di sekitarnya," tambah dia.

"Pangkalan militer ini sangat penting dan tak satu pun negara boleh mengganggunya," lanjuta dia.

Pada Kamis (22/6/2017), lima kendaraan lapis baja dan 23 personel militer Turki tiba di Doha sebagai bagian dari kerja sama militer dengan Qatar.

Menurut harian Hurriyet, sebanyak 88 personel militer Turki sudah berada di pangkalan militer mereka di Qatar.

Baca: Semua Unta dan Domba Qatar Diusir dari Padang Arab Saudi

Hurriyet menambahkan, sebuah latihan bersama antara militer Turki dan Qatar akan digelar setelah hari raya Idul Fitri.

Harian itu melanjutkan, jumlah personel militer Turki yang akan dikirim ke Qatar bisa mencapai 1.000 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X