Kompas.com - 13/05/2017, 17:00 WIB
EditorErvan Hardoko

Sabun yang lebih baik muncul di Eropa pada abad ke-16 menggunakan bahan minyak nabati, seperti minyak zaitun ketimbang minyak hewani.

Sedangkan di Inggris, industri sabun terkonsentrasi di London. Namun, di Inggris cikal bakal sabun modern seperti yang kita kenal saat ini diciptakan.

Hingga Revolusi Industri, sabun hanya dibuat di pabrik-pabrik kecil dan produksinya masih sangat kasar.

Pada 1780, sebuah pabrik bahan kimia yang memproduksi alkali yang menjadi salah satu bahan pembuat sabun, didirikan.

Di masa pemerintahan Ratu Anne (1665-1714) pemerintah Inggris memberlakukan pajak sabun. Alhasil hingga pertengahan abad ke-18, sabuh menjadi barang mewah dan hanya digunakan mereka yang cukup kaya.

Pada 1807 sebuah pabrik di London sudah mampu membuat sabun transparan berkualitas tinggi.

Pada 1850-an sabun berharga murah tetapi berkualitas bagus mulai diproduksi dan dijual.
Produksi dan penjualan sabun terus meningkat dan pada 1853, pajak sabun dicabut.

Pada 1886, William Hesketh Lever dan saudaranya, James membeli sebuah pabrik kecil sabun di Warrington.

Di tangan keduanya pabrik tersebut berkembang yang menjadi produsen sabun terbesar di dunia hingga saat ini.

Pabrik ini awalnya bernama Lever Brothers yang kini dikenal dengan nama Unilever yang produknya kini dijual di lebih dari 190 negara.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.