Teroris Abu Sayyaf Sasar Turis Asing di Destinasi Wisata Filipina

Kompas.com - 10/05/2017, 19:06 WIB
Warga asing, Jurgen Kantner saat disandera kelompok pemberontak Abu Sayyaf di Filipina. inquirer.netWarga asing, Jurgen Kantner saat disandera kelompok pemberontak Abu Sayyaf di Filipina.
EditorGlori K. Wadrianto

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan bahwa pengamanan di lokasi-lokasi wisata di Filipina yang menjadi sasaran kelompok teroris sudah ditingkatkan.

Penegasan Duterte itu disampaikan pasca merebaknya ancaman penculikan warga asing di lokasi wisata di Filipina, termasuk di Palawan.

Selama ini, Palawan yang berada di wilayah barat negara Filipina, merupakan salah satu destinasi turis mancanegara.

Namun keberadaan lokasi itu, kini mendapat sorotan menyusul ancaman kelompok teroris yang mengincar warga asing yang berada di sana.


Seperti diberitakan AFP, Rabu (10/5/2017), lokasi di Filipina tengah dan barat kian menjadi perhatian, setelah ada upaya penculikan yang gagal bulan lalu.

Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya telah mengeluarkan peringatan  tentang adanya ancaman penculikan di kawasan itu.

"Kedutaan Besar AS telah menerima informasi yang kredibel bahwa kelompok teroris merencanakan operasi penculikan yang menargetkan warga negara asing di wilayah Palawan," demikian bunyi pengumuman perjalanan dari pihak AS. 

Kedutaan AS mengidentifikasi dua lokasi, yakni Ibu Kota Puerto Princesa dan sungai bawah tanah terdekat yang menarik ribuan pengunjung setiap hari, sebagai daerah yang ditargetkan oleh para penculik.

Puerto Princesa berjarak sekitar 400 kilometer barat laut di pulau sebelah selatan Filipina, yang merupakan benteng Abu Sayyaf.

Abu Sayyaf adalah kelompok teroris yang berjanji setia kepada kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) dan sering menculik orang asing.

Abu Sayyaf bulan lalu mencoba melakukan penculikan di Pulau Bohol, sebuah tujuan wisata populer di Filipina tengah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X