Polisi Rusia Tangkap Pelatih Pengebom Bunuh Diri St Petersburg

Kompas.com - 18/04/2017, 14:29 WIB
Kondisi kereta yang rusak usai terjadi ledakan di stasiun bawah tanah di Kota St Petersburg, Rusia, Senin (3/4/2017) waktu setempat. Ledakan itu menyebabkan sedikitnya 11 nyawa melayang dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. AFP PHOTO / STRKondisi kereta yang rusak usai terjadi ledakan di stasiun bawah tanah di Kota St Petersburg, Rusia, Senin (3/4/2017) waktu setempat. Ledakan itu menyebabkan sedikitnya 11 nyawa melayang dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Kepolisian Rusia menangkap seorang pria yang diduga menjadi perencana bom bunuh diri di stasiun kereta api bawah tanah kota  St Petersburg, di dekat Moskwa.

Abror Azimov, nama pria kelahiran 1990 itu berasal dari kawasan Asia Tengah. Dia ditangkap di distrik Odintsovo di sebelah barat Moskwa.

Azimov diyakini melatih Akbardzhon Jalilov (22), warga Rusia berdarah Kirgistan, yang tewas meledakkan diri. Saat ditangkap polisi, pria ini kedapatan membawa sepucuk pistol.

Baca: 8 Orang Ditangkap, Siapa Pelaku Ledakan Bom di St Petersburg?

Pria itu kini ditahan di fasilitas milik komite investigasi Rusia untuk menjalani pemeriksaan perannya dalam serangan maut itu.

Dia adalah orang kesembilan yang ditahan terkait serangan bom pada 3 April lalu  yang menewaskan 14 orang dan melukai 50 orang lainnya.

Negeri-negeri Asia Tengah bekas Uni Soviet dianggap sebagai lahan subur tumbuhnya ekstremisme Islam.

Ribuan orang warga negara-negara Asia Tengah itu diyakini masih atau pernah bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Delapan orang lainnya, enam di St Petersburg dan dua di Moskwa, yang ditahan terkait dengan serangan tersebut juga berasal dari Asia Tengah.

Baca:  Ledakan di St Petersburg Disebut Aksi Bom Bunuh Diri Warga Kyrgyzstan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X