Kompas.com - 15/04/2017, 13:02 WIB
Pemimpin Checnya Ramzan Kadyrov. TelegraphPemimpin Checnya Ramzan Kadyrov.
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Sejumlah staf harian Novaya Gazeta, yang dikenal independen dan kritis, mendapat ancaman setelah melaporkan nasib kelompok gay di Chechnya.

Harian itu melaporkan, pemerintah Chechnya diyakini menahan dan menyiksa ratusan orang yang diduga gay di sebuah bangunan bekas fasilitas militer di luar kota Grozny.

Dalam laporan yang dipublikasikan dalam edisi 1 April lalu, Novaya Gazeta juga menyebutkan tina nama yang tewas dalam kamp detensi itu.

Namun, sejumlah sumber mengatakan jumlah korban tewas jauh lebih banyak dari yang diberitakan.

Para editor Novaya Gazeta mengkhawatirkan keselamatan stafnya menyusul publikasi artikel kontroversial tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, para editor harian itu mengatakan sekitar 15.000 orang menghadiri sebuah pertemuan di Grozny, ibu kota Chechnya.

Dalam pertemuan itulah seorang penasihat pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov, menuding Novaya Gazeta melakukan fitnah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga mendeklarasikan Novaya Gazeta sebagai musuh iman dan negara Chechnya.

Di akhir pertemuan akbar itu, sebuah resolusi dideklarasikan. Isinya menyebut artikel itu telah merendahkan fondasi sekular Chechnya dan martabat para pria negeri itu.

Resolusi itu juga menjanjikan pembalasan terhadap "para penghasut".

Kepada harian terbitan Rusia, RBK, seorang ulama Chechnya, Salah Mezhiev membenarkan pertemuan akbar di Grozny itu dan semua resolusinya.

Sedangkan juru bicara Ramzan Kadyrov membantah semua artikel Novaya Gazeta dengan dasar bahwa tak ada homoseksual di Chechnya.

"Anda tak bisa menahan atau menindas orang yang tak pernah eksis di republik ini," kata Alvi Karimov kepada kantor berita Interfax.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.