Kompas.com - 22/02/2017, 19:36 WIB
EditorErvan Hardoko

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Dua warga Korea Utara yang diduga terkait dengan pembunuhan Kim Jong Nam diyakini bersembunyi di Kedubes Korut di Kuala Lumpur.

Pada Rabu (22/2/2017), kepolisian Malaysia menyebutkan Hyon Kwang Song, seorang diplomat yang bekerja di Kedubes Korut di Kuala Lumpur, masih berada di negeri itu.

Sejumlah sumber kepada harian The Telegraph mengungkapkan bahwa para pejabat keamanan Malaysia yakin pria berusia 44 tahun itu bersembunyi di Kedubes Korut.

"Hyon Kwang Song adalah dalang dari pembunuhan ini," kata seorang sumber keamanan Malaysia yang tak mau disebutkan namanya.

"Perannya adalah mengawasi semua rencana dan melaporkannya ke duta besar. Dia bersembunyi di kedubes," kata sumber itu.

Tersangka kedua, Kim Uk Il, juga diyakini bersembunyi di kedubes yang terletak di sisi barat Kuala Lumpur itu.

Pria berusia 37 tahun itu bekerja untuk maskapai penerbangan Air Koryo dan bekerja sama dengan empat tersangka lain di Bandara Kuala Lumpur.

"Kepolisian Malaysia akan menerbitkan surat perintah penahanan jika Korea Utara tak mau menyerahkan kedua tersangka," ujar Kepala Kepolisian Malaysia, Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar.

Tersangka ketiga, juga warga Korea Utara, disebut bernama Ri Ji U yang diyakini juga masih berada di Malaysia. Namun, polisi menduga pria ini tak bersembunyi di kedutaan besar.

"Tersangka keempat, juga warga Korea Utara, sudah kembali ke Pyongyang," kata Khalid.

Satu warga Korea Utara lainnya, Ri Jong Chol, sudah ditahan sejak Jumat malam pekan lalu.

Pria ini sudah tinggal di Malaysia selama tiga tahun tanpa bekerja di perusahaan yang terdaftar di izin kerjanya atau mendapatkan gaji.

Dua orang lagi yang kini ditahan adalah dua orang perempuan asal Indonesia dan Vietnam yang diyakini menjadi pelaku pembunuhan Kim Jong Nam.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.