PK Kasus Sodomi Ditolak, Anwar Ibrahim Tak Bisa Pimpin Kampanye

Kompas.com - 14/12/2016, 19:15 WIB
Pemimpin koalisi oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim. GOH CHAI HIN / AFPPemimpin koalisi oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim.
EditorErvan Hardoko

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pengadilan Federal Malaysia menolak permohonan peninjuan kembali kasus sodomi mantan pemimpin oposisi, Anwar Ibrahim, dalam sidang yang digelar Rabu (14/12/2016).

Pada 2014 Anwar Ibrahim dinyatakan bersalah karena dianggap terbukti menyodomi asistennya, Mohd Saiful Bukhari Azlan.

Vonis itu dijatuhkan setelah jaksa mengajukan banding atas putusan tingkat pertama yang membebaskan Anwar dengan alasan bukti yang diajukan ke pengadilan tidak kuat.

Vonis pengadilan itu membuat pemimpin de facto Partai Keadilan Rakyat tersebut dihukum penjara selama lima tahun.


Dia kemudian mengajukan kasasi, tetapi pengadilan kasasi justru menguatkan putusan banding.

Dan pada Rabu Pengadilan Federal Malaysia mengeluarkan putusan atas peninjauan kembali yang diajukan Anwar Ibrahim.

Salah satu landasan pengajuan peninjauan kembali (PK) adalah pernyataan tertulis yang dikeluarkan kantor perdana menteri Malaysia beberapa saat setelah Anwar divonis bersalah pada 2014.

Pernyataan itu diperkirakan sudah disiapkan sebelum hakim mengeluarkan putusan sehingga dianggap kental campur tangan pihak penguasa dalam kasus itu.

Kubu Anwar mengklaim kasus ini bermotif politik untuk menghadang karier politiknya, meskipun otoritas Malaysia menepis tuduhuan tersebut.

Hakim Zulkefli mengatakan pernyataan dari kantor perdana menteri tidak bisa digunakan sebagai bukti baru.

Istri sekaligus Presiden Partai Keadilan Rakyat, Wan Azizah Wan Ismail, meminta para pendukung untuk tetap bersemangat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X