Kompas.com - 09/11/2016, 21:39 WIB
EditorErvan Hardoko

BAGHDAD, KOMPAS.com - Sejak operasi militer untuk merebut kota Mosul dari tangan ISIS digelar 17 Oktober lalu, hampir 42.000 orang terpaksa meninggalkan kota itu mencari tempat yang lebih aman.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Rabu (9/11/2016), memperingatkan lebih dari satu juta orang terpaksa mengungsi akibat pertempuran di Mosul.

Jumlah pengungsi ini akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya skala pertempuran untuk merebut kembali Mosul.

IOM mengatakan jumlah pengungsi ini 7.000 orang lebih banyak dari angka yang diperkirakan sebelumnya.

IOM menmbahkan, bertambahnya jumlah pengungsi itu adalah hasil dari perhitungan terbaru orang-orang yang sudah tiba di kamp-kamp pengungsian.

Sebagian besar dari pengungsi itu berasal dari kawasan Mosul dan sekitarnya, tetapi IOM juga memasukkan pengungsi ang berasal dari beberapa provinsi lai.

Meski skenario terburuk belum terjadi, pasukan Irak belum berherak masuk ke dalam kota Mosul.

Dan jika pasukan Irak dan sekutunya mulai masuk ke dalam kota maka jumlah pengungsi akan terus meningkat.

Berdasarkan informasi dari warga Mosul dan PBB, pasukan ISIS yang masih bertahan di dalam kota mengumpulkan warga kota untuk digunakan sebagai tameng hidup.

Mosul adalah kota terbesar kedua di Irak yang diduduki ISIS sejak 2014 merupakan basis terkuat terakhir ISIS di negeri itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.