Kampung Halaman Melania Trump Larut dalam Kegembiraan

Kompas.com - 09/11/2016, 19:36 WIB
Warga kota Sevnica, Slovenia berpesta merayakan kemenangan Donald Trump yang sekaligus menjadikan Melania Trump sebagai ibu negara AS. Jure MAKOVEC / AFPWarga kota Sevnica, Slovenia berpesta merayakan kemenangan Donald Trump yang sekaligus menjadikan Melania Trump sebagai ibu negara AS.
EditorErvan Hardoko

LJUBLJANA, KOMPAS.com - Bendera Amerika Serikat berkibar, sampanye dituang, dan lagu-lagu gembira berkumandang merayakan kemenangan Donald Trump.

Namun, pesta ini tak digelar di sebuah kota di Amerika Serikat tetapi di kota Sevnica, Slovenia, kampung halaman Melania Trump, sang ibu negara baru AS.

Sepanjang Selasa (8/11/2016) malam, kota berpenduduk 5.000 orang dan lebih dikenal karena pabrik furnitur dan pakaian dalam serta istana berusia 900 tahun, sangat tenang.

Namun, pada pukul 04.00 dini hari, sebuah kafe di dekat stasun kereta api membuka pintunya dan dalam waktu singkat dipenuhi warga setempat.

Mereka bersorak sorai diseling suara botol sampanye dibuka ditambah riuhnya tepuk tangan saat kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS semakin nyata.

"Dia menang," kata seorang pria ketika kemenangan Trump sudah dipastikan.

"Hebat...sungguh super," tiga perempuan yang duduk di meja bar menimpali.

"Bravo! Bravo! Kita menang," ujar pengunjung lainnya.

Di antara para warga yang bersuka cita itu terdapat wali kota Sevnica Srecko Ocvirk serta Janko Rezac, yang mengaku adalah teman Viktor Knavs, ayah Melania.

"Selama masa kampanye, Melania kerap diperlakukan tak adil, media hanya melihat sisi negatifnya saja dan tidak sisi positifnya," kata Rezec.

"Saya yakin seluruh kampanye Trump berdampak baik untuk Sevnica. Kami dibanjiri jurnalis dan media. Kini kami yakin semua akan lebih baik lagi," tambah Rezec.

Dalam sebuah survey yang digelar pada Oktober lalu terungkap hanya 22 persen warga negeri bekas Yugoslavia itu menginginkan Trump sebagai presiden AS.

"Saya yakin kegembiraan karena Melania menjadi ibu negara hanya bersifat sementara. Kita harus melihat apa yang akan terjadi," kata Valentina (52) warga Slovenia.

"Nanti akan sulit bagi Eropa, Trump tak akan peduli dengan Eropa," tambah Valentina.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X