Kompas.com - 02/08/2016, 06:02 WIB
EditorErvan Hardoko

"Trump mengulangi argumen Putin yang melakukan pembenaran atas aksi Rusia merebut wilayah sebuah negara berdaulat dengan menggunakan kekuatan senjata," lanjut Sullivan.

"Rusia sudah berada di Ukraina. Apakah Trump tak mengetahui soal itu? Apa yang sebenarnya dia ketahui?" lanjut Sullivan.

Sullivan melanjutkan, pernyataan-pernyataan Trump sangat mengejutkan, tetapi jauh dari mengejutkan.

Bahkan harian NY Daily News yang sejak lama menjadi kritikus Donald Trump memuat ledekan terhadap pengusaha tersebut di halaman depannya.

Harian tersebut dengan terang-terangan menyebut sang kandidat presiden itu sebagai seorang yang "dungu".

Para netizen juga tak mau ketinggalan mengolok-olok Trump. Lewat Twitter, para netizen berlomba menunjukkan bukti bahwa Trump tak pantas menjadi presiden AS.

Beberapa netizen mengatakan, sejak 1976, baru kali ini seorang kandidat presiden AS salah memandang peran Rusia di Eropa Timur.

Saat itu dalam debat melawan Jimmy Carter, Presiden Gerald Ford membuat kesalahan besar saat menyebut Rusia, saat itu masih Uni Soviet, tak akan mendominasi Eropa Timur.

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin adalah satu dari sedikit pemimpin dunia yang menyambut pencalonan Donald Trump sebagai presiden AS.

Nama lain yang mendukung Trump adalah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Bukan kali ini saja Trump memicu kontroversi terkait Rusia. Pekan lalu, pada saat Partai Demokrat menggelar konvensi, Trump meminta Rusia untuk meretas surat elektronik Hillary Clinton.

Setelah mendapat kecaman luas atas pernyataannya itu, Trump berkelit dan mengatakan ucapannya itu hanya bentuk sebuah sarkasme semata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.