Kompas.com - 23/03/2016, 20:15 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

VATICAN CITY, KOMPAS.com – Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, mengatakan, ia akan senang jika bisa mengunjungi Indonesia. Paus diharapkan bisa menghadiri Hari Pemuda Asia ke-7 di Jakarta pada 30 Juli – 6 Agustus mendatang.

Dalam rilis Kedutaan Besar RI di Vatikan yang diterima Kompas.com, Selasa (22/3/2016), dilaporkan,  Duta Besar RI untuk Takhta Suci Vatikan, Antonius Agus Sriyono, telah bertemu dengan Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Vatican City, Senin (21/3/2016).

Sriyono bertemu Paus untuk menyerahkan Surat Kepercayaan dari Presiden Joko Widodo. Penyerahan surat ini menandai permulaan tugasnya sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Vatikan.

Sriyono bertemu secara empat mata dengan Paus Fransiskus selama 20 menit.

Mengawali prosesi penyerahan Surat Kepercayaan, Paus menyampaikan ucapan selamat atas penugasan Sriyono. Ia juga menyampaikan harapannya agar penugasan Sriyono berjalan lancar dan berkontribusi bagi peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Vatikan.

Paus Fransiskus secara sepesifik menyebutkan, dirinya akan senang jika dapat berkunjung ke Indonesia.

Menanggapi pernyataan Fransiskus, Sriyono menyampaikan harapan pemerintah Indonesia bagi Paus untuk berkenan menghadiri Hari Pemuda Asia ke-7 pada 30 Juli – 6 Agustus 2017.

Dubes Sriyono mengindikasikan, Hari Pemuda Asia itu nanti akan diikuti 29 negara dengan perkiraan peserta mencapai 2.000 orang.

Sriyono menggarisbawahi dua isu yang menjadi prioritas selama masa penugasan beliau, yakni dialog lintas agama kerja sama dengan Museum Vatikan.

Terkait dialog itu, Paus Fransiskus menyampaikan dukungannya untuk peningkatan dialog. “Bukankan kita adalah anak-anak Abraham,” kata Paus Fransiskus.

Hal itu merujuk pada sejarah tiga agama samawi yang mengakui Abraham (Ibrahim) sebagai salah seorang nabi.

Paus Fransiskus juga menyadari bahwa Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia dan sangat plural dari segi agama, suku, bahasa dan budaya.

Isu lain yang menjadi prioritas Sriyono adalah rencana pembangunan Taman Arkeologi Indonesia di Museum Vatikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.