Pernyataan Putin soal Mengirimkan Teroris ke Tuhan Ternyata Palsu

Kompas.com - 19/11/2015, 16:48 WIB
Remi Maalouf menyampaikan permintaan maaf terkait kutipan Putin yang menyebar di media internasional dan media sosial. Screenshot TwitterRemi Maalouf menyampaikan permintaan maaf terkait kutipan Putin yang menyebar di media internasional dan media sosial.
EditorFarid Assifa
KOMPAS.com — Pernyataan Presiden Vladimir Putin bahwa "memaafkan teroris itu urusan Tuhan dan mengirim mereka ke Tuhan terserah saya" ternyata palsu.

Pernyataan tersebut awalnya disampaikan presenter berita asal Rusia, Remi Maalouf, ke media sosial, dan diklaim berasal dari Putin. Belakangan diketahui bahwa Putin tidak pernah menyatakan kata-kata tersebut.

Dalam akun Twitter miliknya, Remi menyampaikan permintaan maaf atas "pencatutan" nama Putin dalam pernyataan tersebut.

"Inilah bahaya media sosial! Saya mengutip sebuah posting di Facebook, dan ternyata palsu. Saya minta maaf," kata Remi.

Pernyataan palsu Putin yang mengagetkan tersebut dikutip sejumlah media internasional.

Remi mengakui, dirinya tidak mengonfirmasi pernyataan tersebut ke sumber aslinya, yakni Putin.

Sebelumnya diberitakan, Putin menyatakan akan habis-habisan menumpas ISIS setelah diketahui bahwa kelompok radikal itu merupakan pelaku utama dari peristiwa jatuhnya pesawat Rusia di Sinai, Mesir, baru-baru ini.

Dia disebut mengungkapkan sebuah kalimat yang berapi-api. "Memaafkan teroris adalah urusan Tuhan, tetapi mengirimkan mereka ke Tuhan terserah saya". [Selengkapnya baca: Putin: Memaafkan Teroris Itu Urusan Tuhan, tetapi Mengirim Mereka ke Tuhan Terserah Saya]

Usnews menyebutkan bahwa kutipan tersebut bukan dari Putin, melainkan dari aktor Danzel Washington dalam film Man of Fire.

Dalam salah satu adegannya, Denzel menyatakan, "Pengampunan itu urusan mereka dengan Tuhan. Tugasku adalah mempertemukan mereka dengan Tuhan."



Sumber USnews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X