Balita dan Anak Perempuan Diperkosa di India

Kompas.com - 17/10/2015, 22:32 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
EditorFarid Assifa
NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang balita dan anak perempuan berusia lima tahun diperkosa dalam serangan terpisah di New Delhi, India.

Balita perempuan berusia 2 setengah tahun itu sedang bermain di luar rumahnya ketika diculik oleh dua orang lelaki dan diperkosa di pinggiran barat kota Delhi pada Jumat (16/10) malam, kata wakil inspektur polisi kepolisian Delhi, Pushpendra Kumar.

Anggota keluarganya menemukannya terbaring pingsan dan mengalami pendarahan di sebuah taman tiga jam setelah ia menghilang saat padam listrik di wilayah itu.

Dalam sebuah insiden terpisah, anak perempuan berusia lima tahun diperkosa oleh beberapa pria sekaligus di bagian lain di kota itu, kata polisi kepada kantor berita AFP. Dua insiden ini terjadi setelah minggu lalu seorang anak perempuan berusia 4 tahun juga menjadi korban pemerkosaan.

Kedua serangan ini terjadi saat New Delhi bergumul dengan serangkaian serangan terhadap kaum perempuan --dan dalam sejumlah kasus terhadap anak-anak-- yang telah memicu kemarahan di India dan di luar negeri. Para aktivis di negara itu menyebutkan adanya "wabah" kekerasan seksual di ibu kota.

"Kami sudah melakukan pemburuan untuk menangkap tersangka. Namun sejauh ini belum seorang pun ditangkap," kata Kumar.

Menteri Ketua ibu kota Delhi, Arvind Kejriwal, menuduh polisi dan pemerintah tidak melakukan upaya yang cukup untuk melindungi anak-anak.

Dua tahun lalu, India mengetatkan undang-undang kekerasan seksualnya setelah adanya pemerkosaan brutal dan pembunuhan yang dilakukan sekelompok pria terhadap seorang mahasiswi di Delhi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X