PBB Kecam Keras Serangan Udara Pasukan AS Terhadap RS di Afghanistan

Kompas.com - 04/10/2015, 08:21 WIB
Para dokter MSF merawat para korban luka yang jatuh akibat serangan pasukan Afganistan dan AS terhadap sebuah rumah sakit di kota Kunduz, Sabtu (3/10/2015), yang menewaskan sedikitnya 16 orang. MSF/AFPPara dokter MSF merawat para korban luka yang jatuh akibat serangan pasukan Afganistan dan AS terhadap sebuah rumah sakit di kota Kunduz, Sabtu (3/10/2015), yang menewaskan sedikitnya 16 orang.
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Serangan udara yang diduga dilakukan oleh Pasukan AS terhadap sebuah rumah sakit di Afghanistan mendapat kecaman keras dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Sebagaimana dikutip dari AFP, Minggu (4/10/2015), meskipun Presiden Obama mengatakan serangan itu sebuah "insiden tragis", namun PBB menyebut kasus tersebut sebagai tindakan yang "tak bisa dimaafkan".

Sebelumnya, sebuah serangan udara oleh pasukan AS terhadap rumah sakit yang dikelola oleh organisasi Medical Sans Frontières (MSF/ Dokter Tanpa Batas) telah menewaskan 19 orang pada Sabtu kemarin (3/10/2015).

Sejauh ini Washington telah berjanji akan melakukan investigasi secara penuh terhadap kasus tersebut.

Serangan itu menyebabkan sejumlah bangunan porak poranda dan terbakar, serta menyebabkan puluhan orang terluka.

MSF menyebutkan pengeboman dilakukan 30 menit setelah tentara Afghanistan dan AS diperingatkan mengenai target sasaran yang diserang.

"Semua pihak yang berkonflik, termasuk Kabul dan Washington, secara jelas telah diinformasikan mengenai lokasi ini melalui koordinat GPS," jelas MSF.

MSF said the aerial raid hit the main hospital building housing the intensive care unit and emergency rooms, while the surrounding buildings were left untouched.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X