Timor Leste Lantik Perdana Menteri Baru

Kompas.com - 16/02/2015, 19:13 WIB
Mantan perdana menteri Timor Leste Xanana Gusmao (kanan) berbincang dengan Rui Araujo, yang saat foto ini diambil masih menjabat menteri kesehatan, di kantor perdana menteri Dili. Setelah Xanana mengundurkan diri, Rui Araujo diangkat menjadi perdana menteri baru. VALENTINO DE SOUSA / AFPMantan perdana menteri Timor Leste Xanana Gusmao (kanan) berbincang dengan Rui Araujo, yang saat foto ini diambil masih menjabat menteri kesehatan, di kantor perdana menteri Dili. Setelah Xanana mengundurkan diri, Rui Araujo diangkat menjadi perdana menteri baru.
EditorErvan Hardoko
DILI, KOMPAS.com — Timor Leste, Senin (16/2/2015), melantik perdana menteri baru setelah Xanana Gusmao mengundurkan diri dari jabatan itu bulan ini.

Mantan Menteri Kesehatan Rui Araujo, seorang dokter alumnus Selandia Baru dan salah satu sosok populer Fretilin, akan memimpin pemerintahan keenam sejak negeri itu merdeka dari Indonesia pada 2002.

Setelah dilantik, Araujo berjanji bahwa pemerintahannya akan mengedepankan kepentingan negara ketimbang perbedaan politik yang selama ini mengguncang negeri kecil tersebut. "Kita bisa bekerja lebih baik dengan bekerja sama," kata Araujo setelah dilantik di ibu kota Dili.

Pemerintahan baru pimpinan Araujo ini hanya beranggotakan 33 menteri, jauh lebih ramping ketimbang postur pemerintahan sebelumnya yang diisi 55 orang menteri. Pemangkasan jumlah menteri itu diharapkan bisa meningkatkan kinerja kabinet sekaligus mengurangi pengeluaran negara.


Dalam pidato perdananya, Araujo juga memuji pendahulunya yang dianggap mampu membawa persatuan di negeri termuda Asia itu setelah melewati banyak masalah pada tahun-tahun pertama kemerdekaannya.

Sejumlah menteri yang terkait kasus korupsi dan yang berasal dari generasi lama digantikan dengan wajah-wajah baru yang lebih segar dalam sebuah perombakan yang disebut sejumlah analis sebagai sebuah pergantian yang signifikan.

Meski demikian, pemerintahan baru pimpinan Araujo itu menghadapi banyak tantangan. Hingga saat ini, Timor Leste masih menjadi salah satu negara termiskin di dunia dan pemerintah masih berjuang keras meningkatkan taraf hidup 1,1 juta warganya.

Pemerintah baru juga harus mampu mengembangkan ekonomi negeri itu yang kini masih sangat tergantung pada sektor minyak bumi dan gas alam.

Selain itu, korupsi juga menjadi masalah endemik di Timor Leste. Saat ini bekas provinsi Indonesia itu menduduki peringkat 133 dari 175 negara paling korup tahun lalu versi Transparansi Internasional.

Dalam daftar Transparansi Internasional ini, negara dengan peringkat rendah justru negara yang dianggap paling tidak korup.

Sementara itu, meski mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perdana menteri, Xanana Gusmao akan tetap menjadi salah seorang menteri di kabinet.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X