Cegah Serangan ISIS, Saudi Bangun Tembok Sepanjang 1.000 Kilometer

Kompas.com - 15/01/2015, 21:52 WIB
Sebanyak tiga anggota pasukan penjaga perbatasan Arab Saudi, termasuk seorang jenderal, tewas dalam serangan yang dilakukan ISIS di perbatasan Saudi dan Irak pekan lalu. HO / SPA / AFPSebanyak tiga anggota pasukan penjaga perbatasan Arab Saudi, termasuk seorang jenderal, tewas dalam serangan yang dilakukan ISIS di perbatasan Saudi dan Irak pekan lalu.
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com — Serangan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) terhadap pos perbatasan Arab Saudi pekan lalu ditanggapi negeri itu dengan sangat serius.

Serangan ISIS itu menjadi sebuah serangan terbaru terhadap Arab Saudi yang mencoba menjauhkan diri dari kekacauan yang menimpa kedua negara tetangganya, Irak dan Suriah.

Untuk menangkal serangan ISIS, Pemerintah Saudi membangun sebuah "tembok besar" sepanjang hampir 1.000 kilometer yang merupakan gabungan antara pagar beton dan parit untuk memisahkan negeri itu dari tetangganya, Irak.

Sebagian wilayah Irak saat ini masih dalam genggaman ISIS yang terus mengancam untuk menyerang Arab Saudi, dan menjadikan dua masjid tersuci umat Islam di Mekkah dan Madinah menjadi target utama.

Rencana pembangunan tembok pemisah ini sudah dibicarakan sejak 2006 pada saat perang saudara Irak mencapai puncaknya. Namun, pembangunan tembok ini baru dimulai September tahun lalu.

Pembangunan tembok ini dimulai setelah ISIS menguasai wilayah barat dan utara Irak yang membuat kelompok itu kini memiliki perbatasan langsung dengan Arab Saudi.

Zona perbatasan baru ini nantinya akan memiliki lima lapis pagar dengan menara-menara pengawas, kamera khusus malam hari, dan kamera radar. Selain itu, sebanyak 30.000 pasukan tambahan dikerahkan ke perbatasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini bukanlah tembok pertama yang dibangun Arab Saudi untuk melindungi dirinya. Meski agak tertutup untuk warga Barat, tetapi Saudi sangat terbuka untuk warga negara-negara Islam, khususnya pada saat musim ibadah haji tiba.

Selain tembok pembatas di perbatasan dengan Irak, Saudi juga membangun tembok sepanjang 1.600 kilometer untuk membatasi negeri itu dengan Yaman di sebelah selatan.

Serangan di perbatasan pekan lalu menewaskan tiga tentara penjaga perbatasan, termasuk Jenderal Oudah al-Belawi, komandan pasukan perbatasan utara Arab Saudi. Dalam insiden tersebut, empat orang penyerang juga tewas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X