Sindikat Aljazair Menjadi Sorotan Perancis

Kompas.com - 14/01/2015, 14:53 WIB
Presiden Perancis Francois Hollande memberikan penghormatan terakhir di hadapan peti jenazah Ahmed Marabet (40), seorang polisi yang tewas dalam serangan terhadap majalah Charlie Hebdo. Dalam rangkaian serangan maut di Paris pekan lalu, sebanyak tiga orang polisi tewas. FRANCOIS MORI / POOL / AFPPresiden Perancis Francois Hollande memberikan penghormatan terakhir di hadapan peti jenazah Ahmed Marabet (40), seorang polisi yang tewas dalam serangan terhadap majalah Charlie Hebdo. Dalam rangkaian serangan maut di Paris pekan lalu, sebanyak tiga orang polisi tewas.
EditorEgidius Patnistik
PEMERINTAH Perancis, seperti dikutip harian Al-Quds al-Arabi, Minggu (11/1), secara resmi meminta pakar teroris Aljazair membantu menyelidiki sindikat jaringan yang berada di balik penyerangan tabloid Charlie Hebdo dan penyanderaan di supermarket di Porte de Vincennes, pekan lalu.

Aljazair dianggap berpengalaman menghadapi jaringan kelompok radikal pada 1990. Tak sedikit aktivis radikal Aljazair lari ke Perancis, menyusul konflik antara militer dan kelompok Islam pasca langkah militer menggagalkan hasil pemilu parlemen Aljazair 1991.

Pemerintah Perancis menaruh curiga besar, sindikat Aljazair berperan besar dalam penyerangan Charlie Hebdo dan penyanderaan di toko swalayan.

Terbesar

Komunitas imigran Aljazair di Perancis merupakan komunitas imigran terbesar. Cherif dan Said Kouachi, Hamyd Mourad, serta wanita yang menjadi buron, Hayat Boumeddiene, pun berasal Aljazair.

Pada 2010, Kouachi terlibat upaya membebaskan tokoh radikal asal Aljazair, Ismail Ali Abul Qasim, dari penjara Perancis. Abul Qasim lari dari Aljazair ke Perancis setelah militer Aljazair menggagalkan hasil pemilu parlemen 1991 yang dimenangi Partai Penyelamat Islam (FIS).

Adapun Amedy Coulibaly merupakan imigran asal Senegal. Namun, Al Qaeda di Maghrib Arab (AQIM) juga beroperasi di Senegal dan Mali, selain di Aljazair, Tunisia, Mauritania, Libya, dan Maroko.

Menurut harian Al-Quds al-Arabi, Pemerintah Perancis meminta Aljazair memberikan semua informasi yang dimiliki mereka terkait jaringan perekrutan dan pengiriman milisi ke Suriah, Irak, dan Afganistan, termasuk peta sel-sel tidur yang berafiliasi ke Al Qaeda atau Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS).

Turki tak bisa cegah

Pemerintah Perancis meminta pula bantuan Aljazair data lebih banyak mengenai Boumeddiene yang buron. Boumeddiene, istri Coulibaly, diterangai sebagai anggota NIIS.

Boumeddiene tercatat masuk ke Turki pada 2 Januari 2015. Ia diduga masuk ke Suriah.

Seperti dikutip harian Asharq al Awsat, sumber keamanan Turki mengungkapkan, petugas keamanan Turki tidak menangkap Boumeddiene saat masuk ke negara itu karena belum menerima informasi intelijen dari Perancis. Turki tak dapat mencegah seseorang masuk ke negara itu tanpa adanya informasi yang dapat dijadikan alasan pencegahan.

Pemerintah Aljazair tengah mempelajari semua permintaan Perancis. Negara itu juga telah meningkatkan koordinasi keamanan dengan Perancis pasca penyerangan Charlie Hebdo
agar serangan serupa tidak terulang.

Pemerintah Perancis pun mengkaji kemungkinan ada koordinasi antara AQIM dan Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) yang meliputi Yaman dan Arab Saudi. Hal ini karena Said Kouachi telah mengakui dirinya adalah anggota AQAP. AQAP pun telah mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan Charlie Hebdo. (Musthafa Abd Rahman, dari Kairo, Mesir)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X