Kompas.com - 20/12/2014, 07:03 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama, menandatangani Undang-Undang Kebijakan Pertahanan Tahunan, Jumat (19/12/2014). Di dalammya tercakup otorisasi bagi Amerika Serikan melatih tentara Irak dan Suriah untuk menghadapi kelompok milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Undang-Undang ini menyiapkan alokasi anggaran untuk keperluan pertahanan Amerika senilai 578 miliar dollar AS (setara Rp 7.225 triliun), dengan 64 miliar dollar AS (setara Rp 800 triliun) di antaranya dipakai untuk membiayai perang di luar negeri.

Legislasi ini disetujui Kongres pada awal Desember 2014. Undang-Undang ini menyetujui pengajuan anggaran dari Pentagon senilai 496 miliar dollar AS--setara Rp 6.200 triliun--, sejalan dengan permintaan Obama, ditambah 64 miliar dollar AS untuk membiayai perang Amerika di luar negeri termasuk di Afganistan.

Undang-Undang tersebut mengalokasikan juga dana 17,9 miliar dollar AS--setara sekitar Rp 223,75 triliun--untuk memungkinkan Kementerian Energi membuat senjata nuklir.

Ketika mengumumkan bahwa dia telah menandatangani Undang-Undang itu, Obama mengajak Kongres untuk bergabung dengannya dalam upaya menutup Penjara Guantanamo di Kuba, penjara yang selama ini dipakai untuk menahan para tersangka kasus terorisme.

Kubu Republik di Kongres sudah menolak upaya Obama menutup fasilitas penjara itu. "Tetap berlanjutnya operasional fasilitas tahanan Guantanamo akan merongrong keamanan nasional kita. Kita harus menutupnya," ajak Obama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.