Kompas.com - 13/07/2014, 22:03 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.COM - Aktivis remaja Pakistan, Malala Yousafzai, berada di Nigeria untuk berkampanye atas nama lebih dari 200 siswi Nigeria yang diculik oleh kelompok pemberontak Boko Haram di negara bagian Borno, Nigeria timur laut.

Remaja berusia 17 tahun itu dijadwalkan akan bertemu dengan keluarga para gadis yang diculik itu. Ia juga akan berusaha menemui Presiden Nigeria Goodluck Jonathan.

Yousafzai mengatakan ia berharap kehadirannya akan memberikan lebih banyak tekanan pada pemerintah untuk membebaskan anak-anak yang malang tersebut.

Tahun 2012, Yousafzai ditembak dan hampir terbunuh oleh Taliban Pakistan karena upayanya menggalakkan pendidikan bagi perempuan dan anak-anak perempuan. Serangan itu justru memperkuat tekadnya.

Remaja itu berada di Nigeria dalam peringatan Hari Malala. PBB menggambarkan peringatan itu sebagai hari bagi semua anak untuk memperjuangkan pendidikan dan mengatakan kepada dunia bahwa mereka lebih kuat dari musuh pendidikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.