Kompas.com - 21/03/2014, 15:24 WIB
Kapal barang Norwegia tiba di Samudra Hindia bantu pencarian Malaysia Airlines MH370. AFPKapal barang Norwegia tiba di Samudra Hindia bantu pencarian Malaysia Airlines MH370.
EditorEgidius Patnistik

SYDNEY, KOMPAS.COM -
Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, Jumat (21/3/2014), mengatakan negaranya merasa berutang kepada keluarga dan teman-teman dari mereka yang ada di dalam pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang untuk berupaya memecahkan "teka-teki luar biasa" tentang apa yang terjadi pada pesawat itu.

Namun dia menegaskan kembali peringatan bahwa dua obyek yang terlihat satelit di daerah terpencil di Samudera Hindia selatan, yang sekarang sedang dicari oleh pesawat terbang dan kapal, mungkin tidak terkait dengan pesawat yang hilang tersebut. "Itu bisa hanya sebuah konteiner yang jatuh dari kapal," katanya saat berkunjung ke Papua Nugini. "Kami tidak tahu."

Abbott menanggapi pertanyaan seorang wartawan tentang apakah ia "terlalu cepat" ketika Kamis kemarin mengumumkan kepada publik temuan gambar satelit soal  obyek yang diduga serpihan pesawat itu dan memutuskan untuk mengirim tim pencari guna menyelidiki obyek tersebut.

Tim pencari yang terbang di atas wilayah di mana dua obyek itu diperkirakan berada tidak menemukan apa-apa pada Kamis. Jarak pandang di daerah itu juga dilaporkan tidak terlalu bagus.

Penerbangan ke zona itu oleh pesawat pengintai jarak jauh dilanjutkan Jumat, kata pihak berwenang Australia.

Area pencarian itu, yang terletak ribuan kilometer di sebelah barat daya Perth, kota utama di pantai barat Australia, adalah "tempat yang paling tidak dapat diakses yang Anda bisa bayangkan di muka bumi," kata Abbott.

Pesawat Australia dan Amerika Serikat telah terbang ke daerah itu. Pesawat pertama, sebuah pesawat angkatan udara Australia, tiba di area pencarian pada Kamis sore waktu setempat, kata Otoritas Keselamatan Maritim Australia. Mengingat jarak dari Australia ke lokasi di mana objek itu terlihat satelit komersial, pesawat itu hanya memiliki waktu sekitar dua jam di area pencarian sebelum harus memulai perjalanan pulang, kata otoritas maritim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain pesawat, sejumlah kapal dagang sedang menuju ke area pencarian itu. Kapal-kapal itu akan bergabung dengan kapal kargo besar Norwegia yang dialihkan sana pada Kamis atas permintaan Australia. Para pelaut yang naik kapal Norwegia bekerja sepanjang malam mencari benda-benda itu, kata Erik Gierchsky, juru bicara Asosiasi Pemilik Kapal Norwegia. "Semua orang di dek melanjutkan pencarian," katanya kepada CNN. "Mereka menggunakan lampu dan teropong."Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.