Vietnam Hukum Mati 30 Orang Penyelundup Narkotika

Kompas.com - 20/01/2014, 16:33 WIB
Ilustrasi heroin. ShutterstockIlustrasi heroin.
EditorErvan Hardoko
HANOI, KOMPAS.com - Pengadilan Vietnam, Senin (20/1/2014), menjatuhkan hukuman mati untuk 30 warga negeri itu yang terbukti terlibat dalam penyelundupan narkotika.

Para terpinada tersebut terlibat kasus narkotika terbesar di negeri komunis itu yang melibatkan puluhan tersangka dan dua ton heroin sebagai barang bukti.

Selain ke-30 orang yang dipidana mati, sebanyak 59 terdakwa lainnya dijatuhi hukuman penjara, beberapa dihukum seumur hidup.

"Ini adalah pengadilan terbesar di Vietnam dalam hal jumlah terdakwa, jumlah hukuman mati, dan jumlah heroin yang diselundupkan," kata hakim Ngo Duc setelah membacakan vonis di pengadilan Provinsi Quang Ninh, yang berbatasan dengan China.

"Karena jumlah terdakwanya yang besar dan tingkat keseriusan kasus ini, maka sidang digelar di dalam penjara," tambah Duc.

Sidang ini mulai digelar pada 3 Januari lalu. Berarti butuh 17 hari sebelum hakim akhirnya menjatuhkan vonisnya.

Penyidik mengatakan para terpidana adalah anggota empat jaringan penyelundup dan bertanggung jawab atas lalu lintas penyelundupan heroin dari Laos ke Vietnam dan China sejak 2006.

Polisi menangkap jaringan penyelundup ini pada Agustus 2013, diwarnai dengan penahanan massal dan penyitaan narkotika dalam jumlah besar. Namun, media setempat mengabarkan, salah satu pemimpin jaringan penyelundup ini masih buron.

Vietnam adalah salah satu negara dengan undang-undang antinarkoba paling keras di dunia. Siapapun yang memiliki heroin di atas 600 gram atau lebih dari 20 kilogram opium, terancam hukuman mati.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X