Kompas.com - 13/12/2013, 16:24 WIB
Ilustrasi drone. AP PhotoIlustrasi drone.
EditorErvan Hardoko
SANAA, KOMPAS.com - Sebuah pesawat terbang tanpa awak alias drone AS menyerang sebuah iring-iringan rombongan pernikahan di Yaman, menewaskan 17 orang yang sebagian besar warga sipil. Demikian aparat setempat menjelaskan, Jumat (13/12/2013).

Sejumlah korban yang tewas dalam serangan pada Kamis (12/12/2013), di kota Radaa, Yaman tengah, diduga adalah anggota Al-Qaeda. Namun korban tewas lainnya adalah warga sipil yang tak ada hubungannya dengan organisasi itu.

Dua di antara korban tewas itu adalah Saleh al-Tays dan Abdullah al-Tays. Keduanya masuk ke dalam daftar tersangka anggota Al-Qaeda yang dikejar pemerintah Yaman.

Namun, korban tewas lainnya adalah anggota keluarga Al-Tays dan Al-Ameri yang tengah dalam perjalanan menuju ke sebuah pesta pernikahan.

Seorang petugas keamanan Yaman mengatakan satu roket yang dilepaskan drone AS itu tepat menghantam sebuah mobil yang membawa 10 orang penumpang. Satu roket lainnya menghantam dekat iring-iringan itu.

Militer AS mengoperasikan drone di Yaman untuk mendukung upaya pemerintah negeri itu memberantas Al-Qaeda. Sejauh ini, operasi drone sudah menewaskan belasang anggota Al-Qaeda setelah penggunaan drone ditingkatkan dalam setahun belakangan ini.

Yaman adalah tanah leluhur Osama bin Laden dan kini menjadi basis Al-Qaeda Semenanjung Arab (AQAP), yang oleh AS dianggap sebagai jaringan teroris paling berbahaya di dunia.

Namun, sejumlah kalangan menganggap serangan drone tidak terlalu efektif karena korbannya kebanyakan adalah warga sipil. Sejauh ini tak ada data resmi soal korban serangan drone AS di Yaman.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X